Jaga
Ajeg Bali---
Kapolda
akan
Bertemu
Bendesa
Adat Se-Bali
Denpasar
(Bali Post) -
Kapolda
Bali Irjen
Pol. Drs.
Paulus
Purwoko berinisiatif
masimakrama
dengan
seluruh Bendesa
Adat di
Bali.
Selain
untuk
meningkatkan sinergi
Polri
dan warga
adat,
jenderal bintang
dua itu
ingin
masukan dari
para
tokoh masyarakat
dalam
upaya mendukung
ajeg
Bali.
''Saya
ingin masukan
dari
para bendesa
adat,
terutama yang berhubungan
dengan
pengelolaan sistem
pengamanan
lingkungan
masing-masing,''
kata
Irjen Purwoko
saat
bertemu Pimpinan
Kelompok Media Bali Post
Satria
Naradha, di
Mapolda,
Selasa (18/9)
kemarin.
Dialog dua
arah
antara pengurus
desa
adat dan
polisi
penting dilakukan
dalam
rangka menjaga
kamtibmas.
Kapolda
menegaskan, kekuatan
Polri
tidak maksimal
bisa
mengawasi berbagai
tindak
kejahatan tanpa
ada
kerja
sama dengan
rakyat.
Pola
deteksi
sejak dini
harus
didukung oleh
kesadaran
warga
menjadi ''intelijen''
di
wilayah sendiri.
''Masukan
dari
Bendesa Adat
nanti
sangat penting
bagi
saya dalam
mengelola
keamanan
Bali.
Pelayanan
Polri
harus sejalan
dengan
upaya menjaga
ajeg
Bali,'' tambahnya.
Khusus
mengantisipasi
gerakan
kelompok radikal,
Irjen
Purwoko menyampaikan
kebijakan
turun
ke bawah.
Bulan
ini
dijadwalkan ''safari''
Kapolda ke
daerah-daerah
pesisir
di
Bali.
Selain
mengawasi 14
titik
rawan di
pesisir,
jenderal
kelahiran
Pati,
Jateng itu
perlu
menemui masyarakat
nelayan. ''Saya
harus dialog
langsung
dengan
para nelayan,
sekaligus
mengajak
warga
mengawasi penjahat
yang masuk Bali
lewat
laut,'' ucapnya.
Satria
Naradha
menyambut baik
rencana
tersebut, sebagai
bagian
untuk mempertahankan
ajeg Bali
dalam
bidang keamanan.
Dialog tersebut
akan
dikemas
dalam acara ''Pabligbagan''
yang akan
ditayangkan Bali TV.
(kmb10)