Problem Pokok Pendidikan Kita
Pembangnan bangsa semestinya dimulai dari
pembangunan manusia itu sendiri karena manusia merupakan subjek
dan objek dari pembangunan itu. Di masa pemerintahan Presiden
Soekarno bidang pendidikan mendapat perhatian yang sangat besar,
dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia Indonesia. Bahkan
beliau telah mengambil langkah-langkah sistematis dan strategis
dengan mengirim putra-putra terbaik untuk belajar di luar negeri.
Dapat dibayangkan andaikata cita-cita beliau tidak putus di tengah
jalan, maka bangsa ini akan menjadi bangsa yang besar dan jaya di
segala bidang kehidupan.
Saat ini, mutu maupun pemerataan untuk mendapatkan
pendidikan kurang mendapat perhatian cukup. Inilah problem pokok
pendidikan kita saat ini. Kebijakan-kebijakan pemerintah dalam
pendidikan semestinya mengacu pada hal tersebut, sehingga dengan
demikian kebijakan-kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan
menjadi lebih efektif. Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan
pemerintah hendaknya mengambil langkah-langkah mendasar dan
sistematis dengan melakukan perbaikan, mulai dari SD. SD hendaknya
segera ditata secara menyeluruh mulai dari guru, materi
pendidikan, manajemen sekolah dan sebagainya. Sehingga dengan
demikian begitu lulus dari SD diharapkan anak didik sudah mahir
terutama dalam membaca, menulis, bahasa dan matematika.
Rendahnya mutu pendidikan saat ini adalah akibat
kurangnya penguasaan terhadap materi-materi tersebut. Rendahnya
mutu pendidikan pada SD secara signifikan akan mempengaruhi mutu
pendidikan selanjutnya baik SMP, SMA, maupun Perguruan Tinggi.
Kebijakan Pemerintah melaksanakan ujian nasional dalam rangka
meningkatkan mutu pendidikan hasilnya tidak akan efektif, sebelum
dilakukan perbaikan mulai dari SD, dan hasil ini memerlukan waktu
yang cukup panjang.
I Nyoman
Bintara
Br. Pengiasan
Mengwi, Badung