kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Kliwon, 4 Maret 2007 tarukan valas
 

OLAH RAGA


Sore Ini di Dipta
Bali FC Waspadai Persipura

Denpasar (Bali Post) -
Kalau
sebelumnya dengan 10 pemain, tuan rumah Persegi Bali FC mampu membuktikan kelasnya, mengalahkan dua tamunya, Deltras Sidoarjo 3-1 dan PSIM 2-1. Namun, tim Magic Dragon yang akan meladeni lawan tangguh Persipura, Jayapura pada lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Djarum Indonesia Wilayah Timur di Stadion Dipta, Minggu (4/3) sore ini, kini harus ekstra waspada.

Fakta, tim 'Mutiara Hitam' mampu mendulang nilai 10 dari empat kali penampilannya. Malah empat nilai itu digapai dari aksi tandang setelah memukul tuan rumah Persma, Manado 2-1, imbang melawan tuan rumah Persibom 1-1. Prestasi itu menjadi dalih tersendiri buat trio pelatih Made Sony Kawiarda, Kadek Swartama dan Wayan Diana.

Walau gemilangnya rekor tim tamu, trio pelatih Persegi Bali FC tidak merasa keder, dengan segala kelebihan calon lawan asuhannya. Realitasnya seteru Komang Adnyana dan kawan-kawan dari segala segi sangat solid, padu dan produktif. Soalnya, Persipura diperkuat materi tim berkualitas, seperti ada kapten tim Eduard Ivakdalam, bomber Boaz Salossa, Kornelis Kaitimu, belum lagi skuad asingnya seperti Victor Igboneto, Albeto dan Bio Pauline. Kenyataan itu memaksa menaikkan adrenalin Sony Kawiarda. Ia pun kemudian meminta segenap anggota timnya bermain all out. Dengan bermodalkan semangat, fanatisme dan kerja keras dan dukungan penuh segenap suporter, Sony memiliki alibi positif.

Setangguh apa pun tim lawan pasti bisa dihadapi dan ada solusi pemecahannya. Alasannya, mereka juga memiliki kelemahan di samping kekuatan. Hanya, Sony enggan menyebut apa kelemahan tim besutan pelatih asal Malaysia, Irfan Baktu Agus Salim itu. ''Kami sudah memiliki gambaran kekuatan dan kelemahan lawan,'' sebut Sony tentang tim lawannya.

 

Ofensif

Melawan Persipura, Sony mengatakan akan memasang strategi permainan ofensif. Di samping Didier Belibi dipasang sebagai bomber, pihaknya menyiapkan Wayan Kartadnya dan Nyoman 'Rapik' Armawan, sebagai pengganti Etougou Marc Oland yang absen karena kumulasi kartu kuning.

''Kami cenderung akan tampil menyerang, untuk taktik itu kami siapkan trio ujung tombak,'' papar Sony. Sementara  Komang Adnyana sebagai kapten tim akan bertempur dengan Boaz, Eduard di tengah. Komang Adnyana akan dibantu Marcus dan Sarbini Sandi dari sayap kanan dan Astawa sayap kiri. Untuk mengawal kiper Johan Charles, ada trio Nurcahyono yang berperan sebagai libero, dan duet asing Fernando dan N'Kono Chistian. ''Jika tidak ada kendala berarti, mereka kami siapkan sebagai line up,'' sebut Sony disetujui Kadek Swartama dan Wayan Diana. Bomber Wayan Kartadnya berharap dukungan, seraya memohon doa agar bisa menjebol gawang lawan. ''Saya akan tampil sebaik mungkin, mudah-mudahan bisa cetak gol,'' jelas Kartadnya. (kmb11)

 

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com