Sore Ini di
Dipta
Bali FC Waspadai
Persipura
Denpasar
(Bali Post) -
Kalau
sebelumnya dengan
10 pemain, tuan
rumah Persegi
Bali FC mampu
membuktikan kelasnya,
mengalahkan dua
tamunya, Deltras
Sidoarjo 3-1 dan
PSIM 2-1. Namun,
tim Magic Dragon yang
akan meladeni
lawan tangguh
Persipura,
Jayapura pada
lanjutan
kompetisi Divisi
Utama Liga
Djarum Indonesia
Wilayah Timur
di Stadion
Dipta, Minggu
(4/3) sore ini,
kini harus
ekstra waspada.
Fakta,
tim 'Mutiara
Hitam' mampu
mendulang nilai
10 dari empat
kali penampilannya.
Malah empat
nilai itu
digapai dari
aksi tandang
setelah memukul
tuan
rumah Persma,
Manado
2-1, imbang
melawan tuan
rumah Persibom
1-1. Prestasi
itu menjadi
dalih tersendiri
buat trio pelatih
Made Sony Kawiarda,
Kadek Swartama
dan Wayan
Diana.
Walau
gemilangnya rekor
tim
tamu, trio
pelatih Persegi Bali FC
tidak merasa
keder, dengan
segala kelebihan
calon lawan
asuhannya.
Realitasnya
seteru Komang
Adnyana dan
kawan-kawan dari
segala segi
sangat solid,
padu dan
produktif. Soalnya,
Persipura
diperkuat materi
tim berkualitas,
seperti ada
kapten tim
Eduard Ivakdalam,
bomber Boaz Salossa,
Kornelis Kaitimu,
belum lagi
skuad asingnya
seperti Victor
Igboneto, Albeto
dan Bio Pauline.
Kenyataan
itu memaksa
menaikkan adrenalin Sony
Kawiarda.
Ia pun
kemudian meminta
segenap anggota
timnya bermain
all out. Dengan
bermodalkan
semangat, fanatisme
dan kerja
keras dan
dukungan penuh
segenap suporter,
Sony memiliki alibi
positif.
Setangguh
apa pun
tim lawan
pasti bisa
dihadapi dan
ada solusi
pemecahannya.
Alasannya,
mereka juga
memiliki
kelemahan di
samping kekuatan.
Hanya, Sony
enggan menyebut
apa
kelemahan tim
besutan pelatih
asal Malaysia,
Irfan Baktu
Agus Salim
itu. ''Kami
sudah memiliki
gambaran kekuatan
dan kelemahan
lawan,'' sebut
Sony tentang
tim
lawannya.
Ofensif
Melawan
Persipura, Sony
mengatakan akan
memasang strategi
permainan ofensif.
Di
samping Didier
Belibi dipasang
sebagai bomber,
pihaknya menyiapkan
Wayan Kartadnya
dan Nyoman
'Rapik' Armawan,
sebagai pengganti
Etougou Marc
Oland yang absen
karena kumulasi
kartu kuning.
''Kami
cenderung akan
tampil menyerang,
untuk taktik
itu kami
siapkan trio
ujung tombak,''
papar Sony.
Sementara
Komang
Adnyana sebagai
kapten tim
akan bertempur
dengan Boaz,
Eduard di
tengah. Komang
Adnyana
akan
dibantu Marcus dan
Sarbini Sandi
dari sayap
kanan dan
Astawa sayap
kiri.
Untuk
mengawal kiper
Johan Charles, ada trio
Nurcahyono yang
berperan sebagai
libero, dan
duet asing Fernando
dan N'Kono
Chistian.
''Jika tidak
ada kendala
berarti, mereka
kami siapkan
sebagai line up,''
sebut Sony
disetujui Kadek
Swartama dan
Wayan Diana. Bomber
Wayan Kartadnya
berharap dukungan,
seraya memohon
doa agar
bisa menjebol
gawang lawan.
''Saya
akan tampil
sebaik mungkin,
mudah-mudahan
bisa cetak
gol,'' jelas
Kartadnya.
(kmb11)