kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Pon, 27 Maret 2007

 Nusantara


Ketapang-Gilimanuk Tutup Lagi  

Banyuwangi (Bali Post) -
Bali Post/udi
ANTRE LAGI - Sejumlah kendaraan antre lagi di Pelabuhan Ketapang, Senin (26/3) malam kemarin. Akibat cuaca buruk, Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk kembali ditutup

Akibat cuaca buruk, Pelabuhan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk kembali ditutup Senin (26/3) malam kemarin. Penutupan dilakukan mendadak sekitar pukul 17.45 WIB. Akibatnya, antrean kembali terjadi. Ratusan kendaraan menumpuk di areal parkir. Hingga pukul 22.00 wita semalam, belum ada tanda-tanda jalur penyeberangan akan dibuka kembali.

Manajer Operasional PT ASDP Ketapang Ishak Abadi mengatakan pihaknya terpaksa menutup jalur penyeberangan karena cuaca terus memburuk. Kecepatan angin sudah mencapai di atas 20 knot. ''Ini sangat berbahaya bagi pelayaran. Karena itu jalur penyeberangan langsung ditutup lagi,'' ujarnya.

Sejatinya, tinggi gelombang laut masih relatif normal. Hanya, alun gelombang cukup tinggi dan membahayakan. Apalagi, embusan angin cukup kuat. Sebelum dilakukan penutupan, sebuah kapal sempat tiga kali gagal ketika keluar dari dermaga. Pemicunya adalah kuatnya empasan angin. Setelah tiga kali berusaha baru kapal tersebut bisa berlayar menuju Bali. ''Setelah itu pelayaran langsung kita hentikan,'' sambung Ishak.

Antrean kendaraan tidak berbeda jauh dengan penutupan jalur penyeberangan beberapa hari lalu. Kendaraan yang antre sebagian besar adalah angkutan barang dan bus umum. Kendaraan ini menumpuk memenuhi areal pakir pelabuhan. Karena jam sibuk, antrean dengan cepat terjadi. Apalagi, kendaraan-kendaraan ini datangnya bersamaan.

Antrean kendaraan tidak hanya terjadi di areal parkir ASDP Ketapang. Di pelabuhan LCM, ratusan truk tronton dan sejenisnya terlihat menumpuk di sepanjang dermaga. Puluhan sopir memilih tidur-tiduran di depan kendaraan masing-masing sambil menunggu antrean. ''Ditutup lagi mas. Anginnya kencang banget,' cetus Supri, salah satu sopir dari Probolinggo, Jawa Timur.

Kebanyakan kendaraan yang antre mengangkut sejumlah kebutuhan pokok. Mulai dari pisang, sayuran dan janur. Kendaraan ini mulai masuk ke pelabuhan sekitar pukul 20.00 WIB. Diperkirakan antrean akan terus meluber ke jalan raya. Pasalnya, hingga semalam belum ada tanda-tanda pelabuhan akan dibuka kembali. Kondisi cuaca juga masih terasa buruk. Angin terus berembus kencang. Ini terlihat dari goyangan badan kapal yang diparkir di dermaga. (udi)

           

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)