|
12,5 Kg Bahan
Peledak Diamankan......
Densus Tangkap Ahmad Syahrul
Surabaya (Bali Post) -
Satu lagi tersangka teroris ditangkap di Surabaya, Senin
(26/3) kemarin. Tersangkanya Ahmad Syahrul Uman (24). Ia
ditangkap di rumahnya di kawasan Jalan Simo Gunung Baru
Jaya III D/74 Surabaya oleh anggota Densus 88 Mabes
Polri.
Dalam penangkapan itu juga diamankan bahan peledak 12,5
kilogram yang terdiri atas TNT, Natrium Klorat, 20
detonator dan tiga buku jihad. Buku tersebut; serangan
WTC dan buku jihad bergambar terpidana mati Amrozy.
Kapolres Surabaya Selatan AKBP Drs. Herry Dahana, M.Si.
membenarkan penangkapan Ahmad Syahrul Uman itu. ''Anggota
saya sifatnya membantu pengamanan proses penangkapan.
Soal teknisnya sudah masuk wilayah Densus 88 Antiteror,''
katanya sambil menjelaskan anggotanya yang diturunkan
untuk mengamankan penangkapan Achmad Syahrul sebanyak
satu peleton.
Ia menceritakan, penangkapan Achmad Syahrul Uman
didahului dengan pengintaian dari anggota Densus 88
Antiteror Mabes Polri sejak Jumat (23/3) lalu.
Menurutnya, pengintaian di sekitar rumah Ahmad Syahrul
di perkampungan kumuh di Jalan Simo Gunung Baru Jaya III
D/74 Surabaya itu hasil pengembangan penyelidikan dari
tersangka Maulana Yusuf Wibisono (40), yang ditangkap
Rabu (21/3). Berdasarkan pengembangan itulah, petugas
Densus 88 kemudian mengembangkan penyidikannya.
Hasilnya, anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri
dibantu satu peleton anggota Polresta Surabaya Selatan
yang dipimpin langsung AKBP Drs. Herry Dahana, M.Si.
menggerebek rumah nomor 74 itu. Letaknya hanya 200 meter
dari Mapolresta Surabaya Selatan.
Saat penggerebekan di rumah itu ada tersangka Ahmad
Syahrul Uman dan bapaknya, Amir Slamet. Tidak ada
perlawanan berarti saat polisi melakukan penangkapan.
Ketika penggerebekan berlangsung, warga kampung sempat
geger. Namun, mereka tidak diperkenankan mendekat ke
rumah Achmad Syahrul. Polisi memasang police line
beberapa meter saat berlangsung penggerebekan itu.
(059) |