kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Pon, 27 Maret 2007

 Nusantara


Sudah Ditemukan 20 Bom Aktif

Jakarta (Bali Post) -
Meski belum berhasil menangkap dua gembong teroris paling dicari, Noordin M. Top dan Abu Dujana, namun penangkapan tujuh tersangka kasus terorisme pekan lalu patut disyukuri. Pasalnya, ketujuh tersangka teroris itu memiliki kemampuan untuk melakukan setidaknya 20 kali aksi peledakan bom. ''Bayangkan, kalau mereka tidak tertangkap, berapa korban jiwa yang akan jatuh. Karena dari tangan mereka, polisi menemukan 20 bom aktif,'' ungkap Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Sisno Adiwinoto, Senin (26/3) kemarin.

Menurut Sisno, hingga kini polisi belum mendapatkan keterangan dari para tersangka mengenai lokasi-lokasi yang akan dijadikan sasaran untuk diledakkan. Ia berjanji, pada saatnya nanti, polisi pasti akan membeberkan lokasi-lokasi yang direncanakan akan diledakkan oleh para tersangka.

Kepala Polisi Federal Australia (Australian Federal Police -- AFP) Komisioner Mick Keelty mengungkapkan, AFP akan melakukan penyelidikan bersama dengan Polri terkait penemuan berbagai bahan peledak milik ketujuh tersangka itu. Penyelidikan itu dilakukan untuk mengetahui struktur jaringan Jamaah Islamiah (JI), target-target bom, dan para pelakunya, termasuk yang belum tertangkap.

Di tempat yang sama, Kapolri Jenderal Pol. Sutanto mengungkapkan, dalam waktu dekat Polri akan meminta contoh DNA Noordin M. Top dari keluarganya di Malaysia. DNA itu nantinya akan disimpan di laboratorium DNA milik Polri untuk sewaktu-waktu digunakan untuk melacak Noordin. ''Nanti kita akan mintakan dari keluarganya di Malaysia,'' kata Kapolri. (kmb5)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)