Spyker
Berharap
Tantangan
di Awal
Musim
Silverstone -
Meski
gagal
merebut satu
poin pun
musim
lalu, pendatang
baru di
arena F1, Spyker
berharap
mendapat
tantangan
berat
di awal
musim
ini.
Dengan
mobil
baru F8-VII yang didukung
penuh Ferrari,
Spyker
menargetkan peningkatan
prestasi
musim
ini.
"Kami
sadar
setengah musim
pertama
akan
sangat
menantang bagi
tim,
tapi dengan
stabilitas yang
ada,
kami memiliki
tujuan
dan fokus yang
jelas
sekarang," ungkap
pimpinan
Spyker Colin
Kolles,
Senin (5/2) kemarin.
Semula,
Spyker
merupakan perusahaan
pembuat
mobil olahraga
mewah
Belanda yang membeli
lisensi
tim Midland
asal
Rusia. Midland kemudian
berubah
nama
sesuai
dengan pembelinya,
Spyker.
Untuk
memenuhi
ambisinya
berjaya
di F1, Spyker
menandatangani
kesepakatan
dengan Ferrari
dan
merekrut Mike Gascoyne
sebagai
direktur teknis.
Nama
Gascoyne
memang
tidak asing
lagi
karena sempat
menukangi
Jordan, Renault
dan Toyota.
Mereka
juga
mengontrak rookie berusia
24 tahun Adrian
Sutil
asal Jerman
menggantikan
Tiago
Monteiro (Portugal),
untuk
mendampingi pembalap
Belanda
Christijan Albers (27).
Namun
mobil
baru F8-VII kemungkinan
akan
digantikan
kembali
pertengahan tahun
ini di
GP Turki
Agustus
mendatang dengan
versi
revisinya. "Saat
datang
di bulan November,
tidak
banyak yang bisa
anda
lakukan untuk
merancang
mobil
baru, jadi
tugas
saya saat
ini
hanya memberi saran,"
ungkap
Gascoyne.
"Kami
menargetkan
di
Turki (untuk
mobil
versi revisi).
Kami
ingin
menjadikannya langkah
yang signifikan.
Kami
ingin
mengetahui siapa
lawan
kami sebenarnya,
mungkin Super
Aguri
dan Toro Rosso.
Kami
akan memastikan
saat
memperkenalkan spec-B, itu
akan
menjadi langkah
signifikan
ke
depan," tandasnya.
(adn/rtr)