Bom
Meledak,
tak Ada
Korban
Terluka
Mataram
(Suara NTB)-
Sebuah
bom
jenis low explosive (berdaya
ledak
rendah), Senin (5/2)
sekitar
pukul 10.30 wita,
meledak
di Dasan
Sawe,
Desa Tanjung
Teros,
Labuhan Haji,
Lombok
Timur (Lotim).
Tidak
ada korban
jiwa
dan luka-luka
dalam
insiden tersebut,
karena
bom yang diduga
bom
rakitan meledak
di
tengah sawah.
Informasi
yang berhasil
dihimpun
menyebutkan,
ledakan yang
terdengar
hingga radius 1 km
itu
sempat mengejutkan
warga
Dasan Sawe.
Pasalnya,
lokasi
ledakan berada
sekitar 20 meter
dari
pemukiman padat
penduduk,
tepatnya
di
tengah sawah yang
tanaman
padinya berumur
sekitar
dua bulan.
Mahsun
salah
seorang saksi yang
saat
terjadi ledakan
sedang
berada di
sebuah
pondok pesantren yang
letaknya
sekitar 200 meter
dari
pusat ledakan
mengaku
kaget. Kerasnya
suara
ledakan, membuat
warga
berhamburan mendekati
lokasi.
Tidak lama kemudian,
polisi
mendatangi TKP dan
memasang police line
di
lokasi ledakan.
Kepala
Unit (Kanit)
Gegana
Brimobda Polda NTB,
Iptu
Lamiren yang turun
ke TKP
lengkap dengan
peralatan
penjinak
bom
langsung mengidentifikasi
serpihan
bom. ''Dari
identifikasi yang
kami
lakukan dari
serpihan
bahan
peledak itu,
komposisinya
berupa
arang dan
belerang,''
sebutnya.
Dilihat
dari
komposisi bahan
peledak
serta daya
ledak yang
ditimbulkan,
jenis
bom ini
merupakan low explosive.
Bom
dibungkus tas
plastik
dan diduga
dilempar
ke
tengah sawah. ''Apa
motivasi
orang
melempar bahan
peledak
itu belum
jelas.
Polisi dari
Polres
Lotim sedang
melakukan
penyelidikan,''
jelasnya.
Kapolres
Lotim AKBP.
Guruh
Fadianto yang dikonfirmasi
Suara NTB
mengatakan,
pihaknya
masih
menyelidiki kasus
ledakan
bom tersebut.
Beberapa
orang
saksi, katanya,
telah
dan sedang
didengar
keterangannya.
Apa
motivasi pemilik
bom
melempar atau
meledakan
bomnya
di lokasi
tersebut,
Gurun
belum bisa
memastikan.
Demikian
pula ketika
ditanya
soal kemungkinan
kelompok
garis
keras yang ingin
memancing
kekacauan
di
Lotim? Mantan
Kasatops I
Ditreskrim
Polda NTB
ini
tidak berani
memastikannya. ''Wilayah
itu (dusun
tempat
meledaknya bom)
merupakan
wilayah yang
tenang
dan masyarakatnya
juga
biasa-biasa saja,''
katanya.
(049)