Cari
Ikan di
Sungai
..
Buruh
Bangunan
Ditemukan
Tewas
Telungkup
Denpasar
(Bali Post) -
Warga
Jalan
Tukad Baru,
Suwung,
Denpasar Selatan,
digegerkan
dengan
penemuan mayat
pria
tua dengan
kondisi
kepalanya tenggelam
di
sungai, Kamis (1/2)
kemarin.
Mayat
tersebut
teridentifikasi
bernama
Poniman (60) yang tinggal
di
Jalan Batanta Gang 7A
No. 16 Denpasar.
Kakek yang
juga
sebagai buruh
bangunan
ini
tewas,
diduga
karena kedinginan
saat
mencari ikan
di
sungai tersebut.
Jenazah
korban
kemudian diangkut
ke
ambulans dan
langsung
dibawa
ke RS Sanglah
untuk
dilakukan visum.
Informasi
yang berhasil
dikumpulkan
di TKP,
mayat korban
pertama kali
ditemukan
Dodik
Irawan (29) asal
Lumajang
sekitar
pukul 11.00 wita.
Sebelumnya,
Dodik
juga sedang
mencari
ikan dengan
menggunakan
jaring (pencar)
di
sungai tersebut.
Namun,
tempat yang
dipilih
Dodik di
sebelah
selatan, sekitar 100
meter dari TKP.
Tanpa
diduga,
mata Dodik
tertuju
pada sesosok
tubuh
manusia yang dalam
keadaan
telungkup di
pinggir
sungai.
Kepalanya
tenggelam
ke
sungai, sedangkan
tubuhnya
terlentang.
Untuk
memastikannya,
Dodik
mendekat dan
menghampiri
benda yang
membuat
dirinya penasaran
itu.
Dodik
kaget
setelah mengetahui
benda yang
dilihatnya
itu
sesosok tubuh
manusia.
Tak
pelak,
Dodik langsung
memberitahukan
kepada
orang yang lewat
di
sekitar sungai.
Kebetulan
ada
seorang anggota
Polsek
Kuta bernama
Gatot
di
sana.
Penemuan
mayat
ini langsung
dilaporkan
ke
Mapolsek Densel.
Beberapa
petugas yang
dipimpin
Kapolsek
Gunawan
langsung terjun
ke TKP
guna melakukan
pemeriksaan.
Dalam
pemeriksaan,
korban
memakai baju
kaos
warna biru
dan
celana pendek
warna
abu-abu.
''Tidak
ada tanda-tanda
kekerasan
dalam
tubuh korban.
Korban
tewas
diduga
karena tidak
tahan
dengan udara
dingin
di pagi
hari.
Dari
keterangan
anaknya,
korban
juga tidak
pernah
mengeluh mengalami
sakit,''
terang
Kapolsek Densel AKP I
Putu
Gunawan, S.H., M.H.
didampingi beberapa
anggotanya
saat
ditemui di
tempat
kejadian perkara
(TKP) kemarin.
Sementara
Yudi
Masruli (23) yang merupakan
anak
korban datang
ke TKP
setelah ada
seseorang yang
memberitahukan
bahwa
bapaknya sudah
meninggal
di
sungai.
''Saya
tidak mengetahui
persis jam
berapa
bapak pergi
dari
rumah, karena
saya
menginap di
rumah
teman. Yang
pasti,
saat saya
berada
di rumah,
ibu
saya bingung
karena
hingga siang
hari
bapak tidak
pulang
ke rumah.
Tahu-tahunya
saya
mendapat kabar
bahwa
bapak sudah
meninggal,''
tutur
Masruli dengan
wajah
sedih. Dijelaskan
Masruli,
bapaknya
mencari
ikan di TKP
dengan
berbekal sebuah
jaring
pencar.
Terlihat,
di
jaringnya sudah
berhasil
menangkap
beberapa
ikan.
(jay)