kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Jumat Kliwon, 2 Pebruari 2007

 Bali


Cari Ikan di Sungai   ..
Buruh
Bangunan Ditemukan Tewas Telungkup 

Denpasar (Bali Post) -
Warga
Jalan Tukad Baru, Suwung, Denpasar Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat pria tua dengan kondisi kepalanya tenggelam di sungai, Kamis (1/2) kemarin. Mayat tersebut teridentifikasi bernama Poniman (60) yang tinggal di Jalan Batanta Gang 7A No. 16 Denpasar. Kakek yang juga sebagai buruh bangunan ini tewas, diduga karena kedinginan saat mencari ikan di sungai tersebut.

Jenazah korban kemudian diangkut ke ambulans dan langsung dibawa ke RS Sanglah untuk dilakukan visum. Informasi yang berhasil dikumpulkan di TKP, mayat korban pertama kali ditemukan Dodik Irawan (29) asal Lumajang sekitar pukul 11.00 wita. Sebelumnya, Dodik juga sedang mencari ikan dengan menggunakan jaring (pencar) di sungai tersebut. Namun, tempat yang dipilih Dodik di sebelah selatan, sekitar 100 meter dari TKP.

Tanpa diduga, mata Dodik tertuju pada sesosok tubuh manusia yang dalam keadaan telungkup di pinggir sungai. Kepalanya tenggelam ke sungai, sedangkan tubuhnya terlentang. Untuk memastikannya, Dodik mendekat dan menghampiri benda yang membuat dirinya penasaran itu. Dodik kaget setelah mengetahui benda yang dilihatnya itu sesosok tubuh manusia.

Tak pelak, Dodik langsung memberitahukan kepada orang yang lewat di sekitar sungai. Kebetulan ada seorang anggota Polsek Kuta bernama Gatot di sana. Penemuan mayat ini langsung dilaporkan ke Mapolsek Densel. Beberapa petugas yang dipimpin Kapolsek Gunawan langsung terjun ke TKP guna melakukan pemeriksaan. Dalam pemeriksaan, korban memakai baju kaos warna biru dan celana pendek warna abu-abu.

''Tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Korban tewas diduga karena tidak tahan dengan udara dingin di pagi hari. Dari keterangan anaknya, korban juga tidak pernah mengeluh mengalami sakit,'' terang Kapolsek Densel AKP I Putu Gunawan, S.H., M.H. didampingi beberapa anggotanya saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP) kemarin.

Sementara Yudi Masruli (23) yang merupakan anak korban datang ke TKP setelah ada seseorang yang memberitahukan bahwa bapaknya sudah meninggal di sungai. ''Saya tidak mengetahui persis jam berapa bapak pergi dari rumah, karena saya menginap di rumah teman. Yang pasti, saat saya berada di rumah, ibu saya bingung karena hingga siang hari bapak tidak pulang ke rumah. Tahu-tahunya saya mendapat kabar bahwa bapak sudah meninggal,'' tutur Masruli dengan wajah sedih. Dijelaskan Masruli, bapaknya mencari ikan di TKP dengan berbekal sebuah jaring pencar. Terlihat, di jaringnya sudah berhasil menangkap beberapa ikan. (jay)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)