Buleleng
dan
Karangasem Berpotensi
Banjir
Jakarta (Bali Post) -
Secara
umum,
Propinsi Bali aman
dari
potensi banjir
besar.
Namun,
bagi penduduk
di
wilayah pesisir
sepanjang
pantai
Buleleng dan
Karangasem
perlu
mewaspadai banjir
besar yang
akan
terjadi
hingga akhir
bulan
Februari ini.
Di
wilayah
itu, curah
hujan
diperkirakan sangat
tinggi yang
berpotensi
terjadinya
banjir.
Demikian
paparan yang
dipresentasikan
Kepala
Badan Metereologi
dan
Geofisika (BMG) Sri Woro
B. Harjono
di
depan pimpinan DPD,
Jumat (9/2)
kemarin. Sri
Woro
menjelaskan, berdasarkan
pantauan Citra
Satelit
Cuaca MT-SAT dan
Pola
Angin (Stream Line), curah
hujan
selama bulan
Februari 2007
di
wilayah Bali masuk
dalam
kategori menengah,
kecuali
di dua
kabupaten
seperti
disebut di
atas.
Curah
hujan
di Pulau Bali
diperkirakan
merata
dengan kategori
menengah.
Sementara
untuk
tiga bulan
ke
depan pada
bulan
Maret hingga April
2007, Sri Woro
mengatakan
potensi
curah hujan
di
Pulau Bali cenderung
menurun.
Dari data BMG yang diterima
Bali Post, data statistik
untuk rata-rata
curah
hujan di
wilayah Bali-NTB
sejak 1900
hingga
tahun 2000 mengalami
fluktuasi.
Pada
tahun 1915 tercatat
curah
hujan berkisar 325
mm, hingga
pada 1945
curah
hujannya mencapai
titik
terendah dengan
kisaran 315 mm.
Dalam
kurun waktu 30
tahun
itu kecenderungan
curah
hujan menurun.
Namun,
sejak 1945
grafiknya
terus
meningkat.
Hingga
pada
tahun 1985 curah
hujan
tercatat mencapai
angka
tertinggi mencapai
356 mm. Kenaikan
curah
hujan itu
terus
bertahan hingga
tahun 2000.
Jika
dipersentasekan curah
hujan
sejak tahun 1945
hingga
tahun 2000 kenaikannya
mencapai 17
persen per
bulannya.
(kmb4)