kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Paing, 16 Desember 2007 tarukan valas
 

BERITA


Lima Tes Jaring CPNS Berkualitas

Negara (Bali Post) -
Seperti
yang sering dikatakan Bupati Jembrana, Prof. Winasa sumber daya aparatur merupakan salah satu aspek yang harus diperbaiki demi terjamin jalannya pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel dan bebas KKN. "Birokrasi memegang peranan penting dalam memberantas KKN. Sebab, fungsi birokrasi pemerintah adalah sebagai produsen kebijakan publik dan pelayanan publik, sehingga diperlukan aparatur yang mumpuni," jelas Prof. Winasa, Sabtu (15/12) kemarin. Dirinya sepakat, untuk mendapatkan aparatur yang berkualitas harus dimulai dari proses perekrutan.

Untuk itu, di Jembrana, penerimaan CPNS bisa terbilang sangat istimewa. Pasalnya persyaratan administrasi yang ditetapkan sangat berbeda dengan daerah-daerah lain. Misalnya indeks prestasi (IP) minimal 3,0 dan bagi lulusan perguruan tinggi swasta harus dari perguruan tinggi swasta yang terakreditasi B. Sementara saat pelaksanaan seleksi, Jembrana tidak hanya menggunakan tes tulis sebagai satu-satunya indikator kelulusan, namun ada empat tes lagi yang harus dilewati untuk bisa menjadi calon pamong praja.

Keempat tes tambahan yang mungkin tidak ada di daerah lain ini masing-masing tes TOEFL, TPA (Tes Potensi Akademik), psikotest, dan tes kompetensi. Untuk memperkecil terjadinya peluang KKN, tim penguji didatangkan dari perguruan tinggi di Bali maupun luar Bali. Menurut Prof. Winasa, setelah dinyatakan lolos dari tes tulis, pelamar diuji kemampuanya dengan tes TOEFL dan TPA yang semuanya dilaksanakan bekerja sama dengan Unud. "Dengan cara ini, saya yakin peluang untuk KKN akan sangat kecil," tandasnya.

Menurut Prof. Winasa, tujuan adanya penambahan tes untuk mendapatkan CPNS yang optimal. Dengan demikian out put CPNS yang lolos seleksi memiliki kualitas yang mumpuni. "Kalau tes tersebut tidak dilaksanakan, saya khawatir ada pelamar, khususnya pelamar guru yang memiliki akta IV tapi tidak bisa mengajar. Untuk itu, tes kompetensi sangat diperlukan. Ketatnya tes administrasi juga diakui Prof. Winasa, untuk menghindari adanya pelamar dari perguruan tinggi bodong. "Akhir-akhir ini kan lagi marak adanya perguruan tinggi dengan istilah setia, sekolah tidak, ijazah ada," kelakar Prof. Winasa. (r/*)

 

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com