Anomali Musim Berdampak Buruk bagi Pariwisata
- Perlu Sadar Lingkungan
Denpasar (Bali Post) -
Anomali musin dipastikan akan berdampak buruk bagi
aktivitas kepariwisataan internasional. Perubahan suhu
yang drastis akan membuat wisatawan berhati-hati
merancang rencana kunjungan. Menyadari hal ini komunitas
pariwisata internasional mendukung aksi dunia melakukan
penyelamatan bumi.
Demikian ditegaskan Menbudpar Ir. Jero
Wacik, S.E. dan Sekjen Organisasi Pariwisata Dunia (WTO)
Francesco Freegjeli pada acara side event KTT Perubahan
Iklim yang diisi dengan penanaman seribu pohon di
kawasan Pulau Kecil Nusa Dua, Selasa (11/12) kemarin.
Kegiatan ini merupakan aksi peduli lingkungan kerja sama
Bali Tourism Development Corporation (BTDC), American
Express PT Bank Danamon dan Friend of the National
Foundation (FNPF).
Menbudpar Jero Wacik menambahkan, hanya
dengan aksi nyata laju suhu bumi dapat dikendalikan.
Untuk itu aksi penanaman sejuta pohon ini diharapkan
meluas ke sejumlah kawasan lain di Nusa Dua, termasuk
Nusa Penida. Menurutnya, tingginya dampak perubahan
iklim terhadap kepariwisataan haruslah membuat komponen
pariwisata sadar lingkungan. ''Pelaku pariwisata
haruslah menjadi pionir dalam menjaga keharmonisan hidup
di bumi. Ingat dengan menanam pohon, kita telah
berpartisipasi mengatasi pamanasan global,'' ujarnya.
Franceci Freegjeli berharap komitmen
dunia internasional saat ini diharapkan benar-enar
memberikan kedamaian hidup bagi semua manusia. Pihaknya
mengaku akan berbicara khusus di depan delegasi UNCCC
terkait peranan sektor pariwisata dalam menekan
dampak-dampak pemanasan global.
Sementara itu, Dirut BTDC Ir. I Made
Mandra dan Head of Marchant Service Amex PT Bank
Danamon mengatakan gerakan peduli lingkungan yang
digulirkan di Pulau Kecil ini diharapkan benar-benar
membangun kesadaran manusia ikut menghijaukan bumi. Made
Mandra menilai gerakan menyelamatkan bumi harus didukung
aksi nyata.
Yansen Aliamin bahkan mengaku akan
mendukung aksi-aksi penghijauan Bali dengan menggalang
dana lingkungan. ''Semoga gerakan Seeds for Bali ini
benar-benar membuat Bali sejuk dan nyaman sebagai tempat
hidup,'' ujarnya.
Acara yang juga dihadiri mantan Menbudpar
Gde Ardika dan Sekda Bali I Nyoman Yasa ini diakhiri
dengan aksi menanam pohon melibatkan ratusan peserta.
(044/iah)