kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Pon, 12 Desember 2007

 Pariwisata


Anomali Musim Berdampak Buruk bagi Pariwisata
- Perlu Sadar Lingkungan 

Denpasar (Bali Post) -
Anomali musin dipastikan akan berdampak buruk bagi aktivitas kepariwisataan internasional. Perubahan suhu yang drastis akan membuat wisatawan berhati-hati merancang rencana kunjungan. Menyadari hal ini komunitas pariwisata internasional mendukung aksi dunia melakukan penyelamatan bumi.

Demikian ditegaskan Menbudpar Ir. Jero Wacik, S.E. dan Sekjen Organisasi Pariwisata Dunia (WTO) Francesco Freegjeli pada acara side event KTT Perubahan Iklim  yang diisi dengan penanaman seribu pohon di kawasan Pulau Kecil Nusa Dua, Selasa (11/12) kemarin. Kegiatan ini merupakan aksi peduli lingkungan kerja sama Bali Tourism Development Corporation (BTDC), American Express PT Bank Danamon dan Friend of the National Foundation (FNPF).

Menbudpar Jero Wacik menambahkan, hanya dengan aksi nyata laju suhu bumi dapat dikendalikan. Untuk itu aksi penanaman sejuta pohon ini diharapkan meluas ke sejumlah kawasan lain di Nusa Dua, termasuk Nusa Penida. Menurutnya, tingginya dampak perubahan iklim terhadap kepariwisataan haruslah membuat komponen pariwisata sadar lingkungan. ''Pelaku pariwisata haruslah menjadi pionir dalam menjaga keharmonisan hidup di bumi. Ingat dengan menanam pohon, kita telah berpartisipasi mengatasi pamanasan global,'' ujarnya.

Franceci Freegjeli berharap komitmen dunia internasional saat ini diharapkan benar-enar memberikan kedamaian hidup bagi semua manusia. Pihaknya mengaku akan berbicara khusus di depan delegasi UNCCC terkait peranan sektor pariwisata dalam menekan dampak-dampak pemanasan global.

Sementara itu, Dirut BTDC Ir. I Made Mandra dan Head of  Marchant Service Amex PT Bank Danamon mengatakan gerakan peduli lingkungan yang digulirkan di Pulau Kecil ini diharapkan benar-benar membangun kesadaran manusia ikut menghijaukan bumi. Made Mandra menilai gerakan menyelamatkan bumi harus didukung aksi nyata.

Yansen Aliamin bahkan mengaku akan mendukung aksi-aksi penghijauan Bali dengan menggalang dana lingkungan. ''Semoga gerakan Seeds for Bali ini benar-benar membuat Bali sejuk dan nyaman sebagai tempat hidup,'' ujarnya.

Acara yang juga dihadiri mantan Menbudpar Gde Ardika dan Sekda Bali I Nyoman Yasa ini diakhiri dengan aksi menanam pohon melibatkan ratusan peserta. (044/iah)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)