kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Umanis, 10 Desember 2007

 Nusantara


Golkar
Minta Kader tak Membelot

Jakarta (Bali Post) -
Partai
Golkar akan menindak tegas pengurus partai yang membelot atau tidak bekerja maksimal dalam upaya pemenangan Pemilihan Umum (Pemilu) 2009. Target memperoleh suara 30 persen harus bisa terpenuhi. ''Ada sanksi keras bagi mereka yang membelot,'' kata Wakil Ketua Umum Golkar Agung Laksono usai menghadiri HUT Partai Golkar di Tangerang, Banten, Minggu (9/12) kemarin.

Menurutnya, belajar dari pengalaman Pemilu 2004, kekalahan bukan dari kompetitor yang lebih unggul, tetapi lebih disebabkan pada permasalahan internal partai. Untuk mencapai target peroleh suara tersebut, diperlukan kerja keras yang nyata bagi semua pengurus. Terutama pengurus-pengurus yang berada di daerah-daerah yang menjadi kantong suara Golkar.

Dijelaskan, permasalahan internal yang harus dibenahi adalah konsolidasi partai dengan memperkuat soliditas antarkader. ''Mereka tidak boleh sampai membelot menjadi anggota tim sukses pasangan lain dalam pilkada yang kini ramai dilaksanakan di sejumlah daerah. Kalau mereka sampai membelot, itu namanya mengkhianati partai. Artinya, mereka harus siap dipecat dari partai,'' tegas Agung yang juga menjabat Ketua DPR ini. 

Kemenangan pilkada terutama kemenangan calon yang diusung Partai Golkar, ungkapnya, memiliki peluang besar untuk pencapaian target Pemilu 2009 tersebut. Mereka merupakan motor politik terdepan yang sangat diandalkan untuk bisa mencapai target suara partai. Dengan segala yang mereka miliki, partai sangat mengharapkan para kader untuk tetap setia pada kepentingan partai. (kmb3)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)