Golkar
Minta
Kader tak
Membelot
Jakarta (Bali Post) -
Partai
Golkar
akan
menindak
tegas
pengurus partai yang
membelot
atau
tidak bekerja
maksimal
dalam
upaya pemenangan
Pemilihan
Umum (Pemilu)
2009. Target
memperoleh suara 30
persen
harus bisa
terpenuhi.
''Ada
sanksi
keras bagi
mereka yang
membelot,''
kata
Wakil Ketua
Umum
Golkar Agung
Laksono
usai menghadiri HUT
Partai
Golkar di
Tangerang,
Banten,
Minggu (9/12) kemarin.
Menurutnya,
belajar
dari pengalaman
Pemilu 2004,
kekalahan
bukan
dari kompetitor yang
lebih
unggul, tetapi
lebih
disebabkan pada
permasalahan internal
partai.
Untuk
mencapai target peroleh
suara
tersebut, diperlukan
kerja
keras yang nyata
bagi
semua pengurus.
Terutama
pengurus-pengurus yang
berada
di daerah-daerah yang
menjadi
kantong suara
Golkar.
Dijelaskan,
permasalahan internal yang
harus
dibenahi adalah
konsolidasi
partai
dengan memperkuat
soliditas
antarkader.
''Mereka
tidak
boleh sampai
membelot
menjadi
anggota
tim sukses
pasangan lain
dalam
pilkada yang kini
ramai
dilaksanakan di
sejumlah
daerah.
Kalau
mereka
sampai membelot,
itu
namanya mengkhianati
partai.
Artinya,
mereka
harus siap
dipecat
dari partai,''
tegas
Agung yang juga
menjabat
Ketua DPR
ini.
Kemenangan
pilkada
terutama kemenangan
calon yang
diusung
Partai Golkar,
ungkapnya,
memiliki
peluang
besar untuk
pencapaian target
Pemilu 2009
tersebut.
Mereka
merupakan motor politik
terdepan yang
sangat
diandalkan untuk
bisa
mencapai target suara
partai.
Dengan
segala yang
mereka
miliki, partai
sangat
mengharapkan para
kader
untuk tetap
setia
pada kepentingan
partai.
(kmb3)