Armawan
Menangkan Bali FC
Gianyar
(Bali Post) -
Persegi
Bali FC akhirnya
meraih
kemenangan langka
di
kandang.
Striker
Nyoman ''Rafik''
Armawan
menjadi pahlawan
lewat
gol tunggalnya
ke
gawang Perseman
Manokwari, Papua,
dalam
lanjutan kompetisi
Divisi
Utama Liga
Djarum Indonesia
Wilayah II (Timur)
di
Stadion Dipta,
Gianyar,
Minggu (9/12)
kemarin.
Gol
pada
menit ke-26 itu
berawal
dari umpan
Sarbini
di sektor
kanan
kepada Armawan.
Posisi
pemain
asal Tabanan
ini
sejajar dengan
tandemnya Oscar
Aravena.
Dalam
jarak
cukup jauh,
Armawan
melakukan tembakan
ke arah
gawang
tanpa bisa
dihalau
kiper Perseman,
Yohanes
Petrus.
''Gol
itu saya
persembahkan
untuk
suporter Bala
Dewata,''
terang
Armawan tentang
gol
perdananya di
Liga Indonesia.
Ia
yakin
cocoran bolanya
bakal
menjadi gol,
sebab
mempunyai ruang
tembak yang
baik.
''Jadi,
saya
langsung tendang bola
ke
gawang,'' sebut
pemain
kelahiran Tabanan
pada 1
Juli 1979 ini.
Tambahan
3 poin
sangat berarti
bagi
Persegi Bali FC.
Pasalnya,
selama
ini tim
Naga
Hijau jarang
memetik
kemenangan di
kandang,
apalagi
di luar
kandang. Tim
Naga
Hijau kini
bercokol
di
peringkat 16 klasemen
Wilayah
Timur dengan
nilai 28
hasil 30 kali
turun (6
menang, 10
seri
dan 14 kalah).
Solid
Bali FC yang ditinggal
dua
pemain belakang
asingnya, Fernando
Andraede
dan
N'Kono Christian, tetap
solid.
Trio Wayan
Sukadana,
Nurcahyono,
dan
Nobert Sampetiku
cukup
lugas dalam
menggagalkan
serangan yang
dilancarkan
Perseman.
Di
babak
kedua, Nurcahyono
digantikan
Kadek
Agus Darma
Putra,
sedangkan tempat
Armawan
diisi Gede
Bayu
Yusa.
Penampilan
dua
pemain putra
daerah
tersebut lumayan.
Bayu
Yusa sebagai
penyerang
lubang
bisa bahu-membahu
bersama Esteban Valencia,
dalam
memberikan umpan
matang
kepada rekannya
di
depan.
Di
babak
kedua, Perseman
sempat
menggempur pertahanan
Persegi Bali FC.
Akan
tetapi
berkat kokohnya
benteng
pertahanan plus kiper
Johan Charles yang tampil
cekatan,
serangan
Laskar
Hinocofu berhasil
dimentahkan.
Pelatih
Persegi Bali FC,
Henk
Wullems, mengaku
puas
atas kemenangan
ini.
Namun,
ia menilai
penampilan
anak
asuhnya menurun
dibandingkan
saat
ditahan PSM Makassar
0-0 beberapa
hari
lalu.
Sementara
arsitek
Perseman, Eric William,
menyebut pemain
tuan
rumah
cerdik memanfaatkan
peluang.
''Kami
tak
bisa mencetak
gol,
karena lemahnya
penyelesaian
akhir,''
ucapnya.
M. Safei (Bandung)
memberikan
kartu
kuning kepada
Nyoman
Armawan, Nurcahyono (Persegi
Bali FC), Yance
Aronggear, Carlos,
dan
Reginaldo (Perseman).
(022)