Rekor
Liverpool
Pecah
London -
Pecah
sudah
rekor tidak
terkalahkan Liverpool
di Liga
Utama
Inggris musim
ini.
Klub
papan
bawah
Reading
menghajar The Reds 3-1
di
Stadion Madejski,
Minggu (9/12)
dini
hari kemarin.
Kini
tinggal Arsenal yang
tercatat sebagai
tim
yang belum
tersentuh
kekalahan
di Liga
Primer.
Hasil
buruk
tersebut membuat
perolehan
poin Liverpool
tertahan
di
angka 30, tertinggal
enam
angka dari Manchester
United dan
tujuh
poin dari Arsenal
selaku
pimpinan klasemen.
Untungnya
posisi The Reds
di
klasemen tidak
tergeser
dari zone
empat
besar.
Kemenangan
Reading atas The Reds
ini
merupakan yang pertama
direbut
dari salah
satu
klub yang masuk
dalam
jajaran ''empat
besar" (big four)
sejak
promosi ke
liga
utama pada
musim 2005-2006.
Tambahan
tiga
angka cukup
membantu
Reading menaikkan
posisinya
ke
peringkat 12 dengan
total 17 poin,
unggul
tiga angka
dari Birmingham City.
Usaha
Reading meraup
tiga
poin bukan
tanpa
perjuangan mudah.
Liverpool menunjukkan
ketangguhan
dan
keuletannya untuk
mempertahankan
rekor
tak terkalahkan
hingga
laga ke-15 musim
ini.
Reading mampu
mencuri
keunggulan lewat
penalti Stephen Hunt
pada
menit ke-15, menyusul
pelanggaran Jamie
Carragher
atas
Brynjar Gunnarsson
di
kotak penalti,
meski
dalam tayangan
ulang
pelanggaran terjadi
di luar
zone terlarang.
Liverpool
menyamakan
kedudukan
pada
menit ke-27.
Kapten
Steven Gerrard
mencetak
gol
memaksimalkan umpan
Fernando Torres dengan
tendangan kaki
kanannya.
Terbukanya
peluang
untuk meraih
kemenangan
membuat
Liverpool
tampil
menekan.
Namun,
sering
keluarnya keputusan
tidak
menguntungkan wasit
Andre Marriner
membuat
kesempatan The Reds tertutup.
Keputusan
kontroversial
Marriner yang paling
mencolok
adalah
tidak diberikannya
hadiah
penalti kepada
Liverpool setelah Fernando
Torres ditekel
Ibrahima
Sonko
di kotak
terlarang.
Memasuki
babak
kedua,
Liverpool
masih
mendominasi serangan.
Namun,
tim
tuan
rumah yang sukses
mencuri
gol lewat
sundulan Kevin Doyle
pada
menit ke-58.
Marriner
kembali
mencuri perhatian.
Pelanggaran
Sonko
atas Torres lagi-lagi
di
kotak penalti
Reading, tidak
berbuah
hadiah tendangan 12
pas, meski
dalam
tayangan ulang
bek Reading
itu
terlihat jelas
mentekel Torres.
Pada
menit ke-66, Reading
memperbesar
keunggulannya
lewat
gol James Harper.
"Saya
kira
itu di
luar
daerah penalti.
Mengapa
tidak
diberikan kartu
kuning
saja?
Jika
itu
merupakan suatu
hukuman,
seharusnya
kartu
kuning," ujar
pelatih
Liverpool, Rafael Benitez.
Benitez menyebut
pertandingan
ini
aneh.
''Kita harus
berpikir
hal yang
positif.
Tidak
ada
pemain yang cedera
dalam
kejadian tersebut,"
tambah
pria asal
Spanyol
ini. (ton/afp)