KPK
jangan Terbawa
Politik
Jakarta (Bali Post) -
Suhu
politik yang
memanas
menjelang Pemilihan
Umum (Pemilu)
2009, dikhawatirkan
berimbas
pada
kinerja Komisi
Pemberantasan
Korupsi (KPK).
Pimpinan
baru
lembaga penegakan
hukum
tersebut diharapkan
mewaspadai
kemungkinan
adanya
upaya mempengaruhi
yang datangnya
dari
berbagai kekuatan
politik.
Peringatan
ini
disampaikan Wakil
Ketua KPK
Tumpak
Hatorangan Panggabean
usai
mengikuti peringatan
Hari
Antikorupsi Dunia
di Jakarta,
Minggu (9/12)
kemarin.
Untuk
mencegahnya, lanjutnya,
hanya
ada satu
cara.
Pimpinan
KPK harus
memiliki
komitmen
kuat agar
tidak
terpengaruh dan
mudah
ditarik ke area
politik
oleh kekuatan-kekuatan
politik
atau partai.
''Kalau
pimpinan baru KPK
tidak
berkomitmen kuat,
saya
khawatir pengaruh-pengaruh
itu
akan
ada. KPK
itu
lembaga hukum,
bukan
lembaga politik.
Sangat
diharapkan KPK
jangan
sampai terbawa-bawa
kekuatan
politik,'' saran
mantan
Sekretaris Jampidsus
Kejaksaan
Agung
tersebut.
Panggabean
mengingatkan
pada
pimpinan baru agar
tidak
otoriter.
Ketua
KPK bukanlah
penentu
dalam setiap
kebijakan KPK.
Alasannya,
kepemimpinan KPK
itu
kolektif.
Jadi,
tiap
kebijakan diambil
bersama-sama
dan
juga menjadi
tanggung
jawab
bersama.
Untuk
kepemimpinan KPK
periode 2007-20011,
lanjutnya,
jangan
lagi berkeluh-kesah
dalam
melaksanakan tugas
dan
kewajiban.
Mereka
bisa
berjalan lebih
baik
ketimbang kepemimpinan
KPK sebelumnya.
Pasalnya,
kepemimpinan yang
baru
ini tidak
perlu
lagi membangun
sistem
dan sarana
serta
prasarana.
Semuanya
sudah
tersedia dan
lengkap.
Pimpinan
baru
akan
bekerja
lebih mudah,
karena KPK
kini
sudah mapan.
Mereka
bisa
langsung berjalan.
(kmb3)