Depbudpar
Galakkan
Promosi
Lewat Internet
Jakarta (
Bali
Post) -
Departemen
Kebudayaan
dan
Pariwisata memperluas
jaringan
promosi
mengenai pariwisata
Indonesia melalui media
internet.
Dengan
cara
ini
diharapkan tingkat
kunjungan
wisatawan
mancanegara (wisman)
bisa
sesuai target dan
bahkan
lebih. ''Jaringan
internet saat
ini
sudah mengalahkan
televisi
sebagai media
promosi,''
kata
Dirjen Promosi
Departemen
Kebudayaan
dan
Pariwisata Thamrin
Bachri
usai meluncurkan
situs
www.my-indonesia.info di
Jakarta, akhir
pekan
lalu.
Thamrin
mengatakan,
saat
ini banyak
negara
dalam memperkenalkan
kebudayaan
dan
pariwisatanya melalui
internet dilakukan
dengan
sangat agresif.
Alasannya,
penggunaan media
ini
dari tahun
ke
tahun terus
meningkat.
Apalagi,
bisa
menjangkau seluruh
pelosok
dunia.
Di
Indonesia sendiri,
pengguna internet
mengalami
pertumbuhan
luar
biasa.
Survei
Departemen
Kebudayaan
dan
Pariwisata menunjukkan
bahwa
pada tahun 2006,
sebanyak 56
persen
wisatawan yang datang
ke Indonesia
sudah
menggunakan internet sebagai
sumber
informasi tentang
tujuan
wisata yang akan
mereka
kunjungi. Pengetahuan
mereka
tentang Indonesia bila
sebelumnya
didapat
dari iklan televise,
sekarang
lebih
dari 50 persen
mereka
dapat dari
internet.
Ia
menegaskan,
situs
baru pariwisata
Indonesia ini
hanya
melengkapi promosi
yang dilakukan
pemerintah Indonesia
selama
ini, baik
melalui
kegiatan fisik
seperti
pameran dan
pagelaran
seni,
brosur maupun
iklan
di televisi
asing.
''Situs
ini
mendukung pemasaran
melalui media-media
promosi yang
sudah
ada,'' kata
Thamrin.
Diharapkan
kehadiran media
baru
ini dapat
menarik
wisman lebih
banyak
lagi dari yang
ditargetkan
tahun
ini sebanyak
enam
juta orang
dan
tujuh juta
oran
g pada
tahun 2008.
Mengenai
anggaran yang
dikelurkan,
Thamrin
mengatakan, kegiatan
promosi
pariwisata Indonsia
dianggarkan
Rp 10
milyar. ''Dari
tahun
ke tahun
terus
meningkat.
Ini
membuktikan,
kita
makin menyadari
pentingnya
memperkenalkan
budaya
pada tataran
internasional,''
katanya.
Sementara
itu,
Kasubdi Promosi
Elektronik
Direktorat
Sarana
Promosi Depbudpar
Ratna
Suranti mengatakan,
situs
baru ini
hanya
penyempurnaan saja
karena
sudah ada
sejak 2002.
Meski
begitu,
pengunjungnya juga
terus
meningkat.
Dan per Oktober
lalu
kunjungan ke
situs
ini mencapai
2.000/hari.
Ditegaskan
Ratna,
situs ini
didukung
oleh
infrastruktur kelas
dunia,
dengan empat server
berlokasi
di
empat benua,
yakni
Amerika,
Australia, Eropa
dan Asia.
Sedangkan
fitur yang
disajikan pun
setara
dengan situs
pariwisata
badan
promosi pariwisata
internasional,
seperti contact form, photo
gallery, video gallery, calendar of event, online
polling, dan
sebagainya.
(kmb2)