kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Umanis, 10 Desember 2007

 Bali


Terima
Bantuan Calon Bupati --
Belum
Tentu Pilih yang Bersangkutan

Gianyar (Bali Post) -
Aksi
pendekatan yang dilakukan oleh kandidat incumbent dalam hal mendapatkan dukungan dengan memberikan bantuan kepada masyarakat, bisa menimbulkan rasa ewuh pakewuh di kalangan masyarakat pemilih. Tim pemenangan Cok Ace-Sutanya dalam hal ini sangat memaklumi hal tersebut. Masyarakat saat ini dibayangi oleh sesonggan Bali (istilah) mirat dana. Demikian dikatakan Ketua Tim Kampanye Made Dauh Wijana didampingi Wayan Nuasta dan rekannya, di sekber, lewat siaran persnya, Minggu (9/12) kemarin.

Di tengah kehidupan masyarakat modern saat ini tentu hal tersebut tidak berlaku. Menurut Dauh Wijana, masyarakat dalam menerima bantuan boleh-boleh saja, namun dalam hal menentukan pilihan dalam pilkada harus menggunakan pilihan sebagaimana hati nuraninya untuk perubahan. Dalam hal ini masyarakat jangan terjebak dengan bantuan yang diberikan,''  ungkapnya sembari mengevaluasi road show yang dilakukan pihaknya ke masyarakat.

Dikatakan, bantuan yang diserahkan sebagai seorang bupati adalah merupakan hak rakyat yang berasal dari APBD Gianyar. Dauh yang juga anggota DPRD Bali itu menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tersebut seolah-olah seperti utang budi. Padahal yang diberikan adalah uang rakyat. Untuk itu, pihaknya perlu memberikan pemahaman kepada warga agar jangan merasa terikat dan punya utang budi atas bantuan yang diberikan. "Masyarakat tidak perlu berutang budi atau mirat dana," katanya diplomatis.

''Terhadap pemahaman mirat dana ini, Koaliasi Rakyat Gianyar (KRG) perlu memberikan penjelasan dan pehamanan, agar opini yang dibelokkan di masyarakat tidak semakin luas. Di tengah pemikiran masyarakat modern istilah mirat dana sangat bertentangan. Dalam hal ini masyarakat dalam menentukan pilihan berdasarkan konservatif. Dalam masyarakat madani, pilihan yang dilakukan oleh masyarakat bukan berdasarkan atas bantuan sebagai imbalan,'' katanya.  

Ditambahkan, paket AS adalah paket yang ideal bagi Gianyar. Hal ini dikarenakan paket AS merupakan paket calon independen yang akan memberikan angin perubahan lebih baik di Gianyar. ''Partai politik yang ada dalam mengusung AS hanya sebagai lokomotif. Padahal, AS sekarang ini telah menjadi milik masyarakat Gianyar,'' tukasnya. (dar/*)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)