300 Satwa
Terancam
Punah
Denpasar
(Bali Post) -
Aktivis
lingkungan
ProFauna Indonesia,
Minggu (9/12)
kemarin
menggelar aksi
mengusung
balon
raksasa berbentuk
satwa
di pantai
Kuta.
Mereka
menyerukan bahwa 300
spesies
satwa liar yang masuk
daftar
terancam punah,
akan
makin
terancam keberlangsungan
hidupnya
akibat
terjadinya pemanasan
global. Dampak
terbesar
terutama
akan
dirasakan
oleh
satwa laut.
Menurut
Intergovernmental Panel on Climate Change (IPPC),
jika
suhu bumi
akan
terus naik 1,5
- 2,5 derajat
Celcius,
maka 20 - 30%
spesies
satwa dan
tumbuhan
akan
punah. Tahun 2100
diperkirakan
permukaan air
laut
akan naik 0,18
- 0,59 meter akibat
mencairnya
es. Hal
ini akan
mengakibatkan
banyak
pantai, lahan
basah
dan hutan
bakau
akan lenyap.
Yang
menjadi
korbannya otomatis
burung-burung air yang
menjadikan
tempat
itu untuk
tinggal
dan mencari
makan.
Satwa
laut
lainnya yang ikut
terkena
dampak ini
adalah
beruang laut,
paus
dan lumba-lumba.
Bahkan,
IPPC memperkirakan
spesies-spesies
tadi
menghadapi risiko
kepunahan
tinggi
di tahun 2100.
Keprihatinan
inilah yang
lantas
mendasari ProFauna
Indonesia mengimbau
dan
mengajak semua
lapisan
masyarakat untuk
berbuat
nyata dalam
mengurangi
aktivitas yang
memicu
pemanasan global.
(ded)