Semangat
Puputan
Margarana -----
Sumber Inspirasi
dan
Motivasi Kerja
Keras
Puputan
Margarana
hendaknya
jangan
hanya menjadi
peringatan
seremonial
setiap
tahunnya. Yang
lebih
penting, mengaplikasikan
nilai-nilai
kejuangan
untuk
kehidupan yang lebih
baik.
Para pejuang
khawatir
kehilangan
sejarah,
mengingat
makin
menipisnya semangat
patriotisme
di
kalangan generasi
muda.
Seperti
tahun-tahun
sebelumnya,
tiap
tanggal 20 November di
TPB Margarana
digelar
upacara peringatan
hari
Puputan Margarana.
Selasa
(20/11) kemarin,
upacara
tersebut mengingatkan
peristiwa
heroik 61
tahun
silam (20 November 1946) di
Banjar
Kelaci.
Pasukan
I Gusti
Ngurah Rai
melakukan
pertempuran
puputan,
hingga
tidak ada
satu pun yang
selamat.
-----------------------
GUBERNUR
Bali Dewa Made
Beratha
dalam sambutannya
mengingatkan agar
peringatan
tersebut
jangan
hanya menjadi
upacara
seremonial, melainkan
nilai-nilai
kejuangan
dapat
diaplikasikan demi
memperkokoh
kesatuan
untuk
mencapai kesejahteraan.
Ia
juga
mengajak seluruh
masyarakat Bali
untuk
memantapkan komitmen,
menyatukan
tekad
dan langkah
mewujudkan
cita-cita
para
pahlawan.
Dengan
menjadikan
puputan
sebagai sumber
inspirasi
dan
motivasi, setiap
warga
hendaknya bekerja
keras,
ulet, dan
penuh
pengabdian.
Dinyatakan
Gubernur,
akhir-akhir
ini
berbagai permasalahan
mendera,
seperti
bencana alam,
kasus
narkoba, pencurian
yang dapat
berpotensi
sebagai
pemicu disintegrasi
bangsa.
Oleh karena
itu,
diperlukan kesadaran
bersama
dengan
cara lebih
meningkatkan
upaya
persatuan dengan
meneladani
nilai-nilai
perjuangan.
Setiap
pemuda
harus meningkatkan
semangat
perjuangan
dalam
membangun bangsa.
Ia
juga
meminta agar para
pejuang
dan keluarga veteran
mendapat
perhatian yang
baik.
Ketua
MADA LVRI Bali I.B. Kompyang
mengaku
takut kehilangan
sejarah,
akibat
makin menipisnya
semangat
perjuangan.
Menurutnya,
para
generasi muda
harus
mewarisi nilai-nilai
perjuangan
dan
memiliki semangat
yang baik
demi
mengisi pembangunan.
Demikian
juga
monumen Margarana
harus
tetap dipelihara
karena
menjadi simbol
dari
sebuah perjuangan
heroik
di Bali.
Upacara
kemarin
dihadiri oleh
Ketua DPRD Bali I.B.
Wesnawa,
Bupati
Tabanan N. Adi
Wiryatama,
dan
sejumlah pejabat
lainnya
serta keluarga
pejuang.
Ratusan veteran
tampak
hadir dengan
usia
yang telah
uzur.
Sangat
memprihatinkan,
mereka
datang dengan
diangkut
menggunakan
beberapa
buah
truk.
Walau
demikian,
semangatnya
tetap
menyala untuk
mengikuti
upacara
itu. (upi)