kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Paing, 21 Nopember 2007

 Bali


AS Disambut Antusias Warga Tulikup

Siap
Perjuangkan Perubahan ---- 

Gianyar (Bali Post) -
Perubahan
rupanya sudah menjadi kebutuhan hampir seluruh masyarakat di Kabupaten Gianyar. Hal ini bisa dilihat dari tingginya antusiasme warga di berbagai daerah se-Gianyar yang dikunjungi pasangan kandidat bupati-wakil bupati dari Koalisi Rakyat Gianyar (KRG), Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. (Cok. Ace) - Dewa Made Sutanaya, S.H. atau yang populer disebut AS.

Dalam kunjungannya ke Tulikup, Gianyar, Senin (19/11) lalu misalnya, ternyata warga dan tokoh masyarakat menyambut antusias kehadiran rombongan AS yang dikenal sebagai kandidat dengan visi perubahan. "Pilkada adalah momentum yang sangat penting untuk menentukan pilihan yang terbaik agar bisa mewujudkan perubahan dan kebangkitan Gianyar ke arah yang lebih baik. Karena itu, kami mengajak masyarakat agar berhati-hati dalam menentukan pilihan. Gunakan hati nurani," tegas prajuru adat setempat, I Made Letra, di hadapan lautan massa yang hadir.

Selain Letra, tampak juga sejumlah tokoh masyarakat menyambut rombongan AS dalam simakrama yang berlangsung di wantilan Pura Penataran Dalem Pasek. Di antaranya prajuru adat I Made Tanana. Sedangkan AS ditemani Cok. Budi Suryawan (CBS), Ketua KRG Dauh Wijana, dan sejumlah tokoh lainnya.       Mendengar pernyataan warga dan tokoh masyarakat yang antusias, Cok. Ace, Sutanaya, dan CBS tampak senyum-senyum. "Kami sangat senang masyarakat Gianyar ternyata sepaham dengan AS bahwa perubahan memang sangat dibutuhkan di Gianyar. Ini berarti masyarakat sangat sadar selama ini Gianyar memang sedang tertidur pulas dan harus dibangunkan," ujar CBS.

Sementara Cok. Ace maupun Sutanaya saat itu lebih banyak memperkenalkan diri sebagai kandidat, meskipun juga menyinggung dan menanggapi keluh kesah warga. Selesai dari Tulikup, AS melanjutkan perjalanan ke tiga daerah yang berjauhan yakni Singakerta, Pengosekan Ubud dan Kelabang Muding, Tegallalang. Tak berbeda dengan di Tulikup, di ketiga lokasi ini, AS juga mendapat sambutan hangat dari ribuan warga dan tokoh masyarakat yang siap berjuang untuk perubahan Gianyar.

Di Singakerta misalnya, Bendesa setempat menyampaikan komitmennya untuk tetap bersama-sama dengan Puri Ubud. Alasannya, terdapat hubungan historis yang tidak mungkin bisa dihapuskan antara Singakerta dan Puri Ubud. (dar/*)

 

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)