Tabrak
Pohon,
Tewas
Mengenaskan
Denpasar
(Bali Post) -
Kondisi
jalan yang
licin
akibat diguyur
hujan,
perlu kita
waspadai
ketika
mengendarai sepeda
motor.
Jika
tidak
hati-hati, kemungkinan
kecelakaan
maut yang
kita
hadapi.
Bahkan,
nyawa
taruhannya.
Seperti
yang dialami I Made Santa
(21) asal
Banjar
Samuan Kangin,
Desa
Carang Sari, Petang,
Badung,
Minggu (11/11) dini
hari
kemarin. Lantaran
kurang
hati-hati mengendarai
motor di
jalan yang
licin, Santa
jatuh
dan
tewas mengenaskan.
Dia
menabrak pohon
perindang
di
Jalan Raya
Abiansemal-Denpasar,
tepatnya
di
depan The Cita
Fashion, Banjar
Latu.
Sedangkan
temannya yang
dibonceng,
Koming (20)
hanya
mengalami luka
ringan.
Kasat
Lantas
Polres Badung AKP
Agus
Nugroho membenarkan
adanya
kejadian tersebut.
Kecelakan yang
dialami
korban akibat
kurang
hati-hatinya mengendarai
motor di
jalan.
AKP Nugroho
menyatakan,
korban
datang dari
arah
selatan dengan
kecepatan
tinggi
mengendarai sepeda
motor Yamaha Mio DK 4521 FV, pukul
04.00 wita.
Mengingat
aspalnya
licin
karena diguyur
hujan,
korban hilang
kendali.
''Roda
depannya
terpeleset. Motor
berikut
pengendaranya (korban
dan
Koming-red) terpental
dan
menabrak pohon
perindang.
Korban
meninggal
di TKP
dan Koming
hanya
mengalami luka
ringan,''
jelasnya.
Tabrak
Tiang
Listrik
Sebelumnya,
kecelakaan
maut
juga terjadi
di
jurusan Jalan
Raya
Abiansemal-Denpasar, di
Desa
Aseman, Abiansemal,
Badung.
Jumat (9/11)
pukul 23.30
wita, I
Putu Adi
Putra
Adnyana (20),
tewas
setelah
menabrak tiang
listrik.
Korban
yang masih
berstatus
mahasiswa
ini,
diduga ngantuk.
''Selain
tewasnya
korban, I
Nyoman
Gede Oka
Putra (20) yang
diboncengnya
juga
mengalami cedera
kepala
berat (CKB), dan
masih
menjalani perawatan
di RS
Kapal,'' kata AKP
Nugroho
kemarin. (jay)