kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Pon, 12 Nopember 2006

 Bali


CBS Tinjau Musibah Angin Puting Beliung di Ketewel

Gianyar (Bali Post) -
Musibah
angin puting beliung yang menimpa ratusan rumah dan beberapa pura pemaksan di wilayah Desa Ketewel, Sukawati, Gianyar, Minggu (11/11) dini hari, mengundang keprihatinan Ketua DPD Partai Golkar Propinsi Bali, Cokorda Budi Suryawan (CBS). CBS yang didampingi Korwil Gianyar Anom Masta, Wakil Ketua PK Sukawati Suryawan dan para tokoh Desa Ketewel, meninjau rumah masyarakat, pura pemaksan, Pos Polisi Ketewel serta tempat-tempat sosial yang kena musibah di Banjar Tengah dan Banjar Kubur, Desa Ketewel.

CBS yang baru datang dari Menado, setelah mendengar musibah tersebut langsung meluncur ke lokasi musibah. Dirinya menyatakan rasa prihatin terhadap musibah yang terjadi dan mengharapkan aparat desa berkoordinasi dan melaporkan data kejadian kepada pemerintah. Dalam kunjungannya itu, CBS menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Banjar Tengah dan Banjar Kubur. Wakil Ketua PK Sukawati Suryawan dan beberapa tokoh masyarakat mengucapkan terima kasih atas kepedulian CBS yang telah meninjau dan memberikan bantuan kepada masyarakat.

Menurut penuturan saksi mata, Dede Saiman, pemilik toko korden yang pagi itu bangun setelah mendengar gemuruh angin, dirinya melihat gulungan api disertai angin kencang menerjang bangunan rumah, pertokoan di sepanjang Jalan Prof. Ida Bagus Mantra. ''Saya keluar toko sudah melihat beberapa rumah roboh dan atapnya beterbangan,'' ujar Dedi Saiman.

Pengakuan lain disampaikan Ida Ayu Damayanti, pemilik toko handpone di perempatan Jalan Prof. Ida Bagus Mantra. Ia mengaku angin puting beliung sebesar itu baru pertama kali dilihatnya. ''Sebelumnya hanya pusaran-pusaran kecil. Ini yang terparah,'' jelasnya.

Menurut data di lapangan, akibat musibah tersebut, di Jln. Baypass Prof. Ida Bagus Mantra tak kurang 120 rumah dan toko roboh. Sedangkan di Banjar Tengah 30 rumah dan di Banjar Tangkup dan Banjar Puseh, Ketewel, menurut warga setempat I Ketut Sika, tak kurang 70 rumah dan pura rusak berat.

Kelian Dinas Banjar Tengah I Made Gandra di hadapan CBS minta pemerintah daerah dan anggota DPRD segera turun tangan membantu masyarakat yang rumahnya kena musibah.  Masyarakat, kata Gandra, saat ini sangat memerlukan uluran tangan, baik dana sosial dari pemerintah maupun pribadi. Dirinya juga berharap agar TNI melalui program ADM membantu masyarakat membersihkan daerah musibah dari rebahan pohon-pohon. (r/*)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)