CBS Tinjau
Musibah
Angin
Puting
Beliung
di
Ketewel
Gianyar
(Bali Post) -
Musibah
angin
puting beliung yang
menimpa
ratusan rumah
dan
beberapa pura
pemaksan
di
wilayah Desa
Ketewel,
Sukawati,
Gianyar,
Minggu (11/11)
dini
hari, mengundang
keprihatinan
Ketua DPD
Partai
Golkar Propinsi Bali,
Cokorda
Budi Suryawan (CBS).
CBS yang didampingi
Korwil
Gianyar Anom
Masta,
Wakil Ketua PK
Sukawati
Suryawan
dan
para tokoh
Desa
Ketewel, meninjau
rumah
masyarakat, pura
pemaksan, Pos
Polisi
Ketewel serta
tempat-tempat
sosial yang
kena
musibah di
Banjar
Tengah dan
Banjar
Kubur, Desa
Ketewel.
CBS yang baru
datang
dari Menado,
setelah
mendengar musibah
tersebut
langsung
meluncur
ke
lokasi musibah.
Dirinya
menyatakan
rasa
prihatin terhadap
musibah yang
terjadi
dan mengharapkan
aparat
desa berkoordinasi
dan
melaporkan data kejadian
kepada
pemerintah.
Dalam
kunjungannya
itu, CBS
menyerahkan
bantuan
kepada masyarakat
di
Banjar Tengah
dan
Banjar Kubur.
Wakil
Ketua PK
Sukawati
Suryawan
dan
beberapa tokoh
masyarakat
mengucapkan
terima
kasih atas
kepedulian CBS yang
telah
meninjau dan
memberikan
bantuan
kepada masyarakat.
Menurut
penuturan
saksi
mata, Dede
Saiman,
pemilik toko
korden yang
pagi
itu bangun
setelah
mendengar gemuruh
angin,
dirinya melihat
gulungan
api
disertai
angin
kencang menerjang
bangunan
rumah,
pertokoan di
sepanjang
Jalan Prof. Ida
Bagus Mantra.
''Saya
keluar
toko sudah
melihat
beberapa rumah
roboh
dan atapnya
beterbangan,''
ujar
Dedi Saiman.
Pengakuan
lain
disampaikan Ida Ayu
Damayanti,
pemilik
toko handpone
di
perempatan Jalan
Prof. Ida Bagus Mantra.
Ia
mengaku
angin puting
beliung
sebesar itu
baru
pertama kali dilihatnya.
''Sebelumnya
hanya
pusaran-pusaran kecil.
Ini
yang terparah,''
jelasnya.
Menurut
data di
lapangan, akibat
musibah
tersebut, di
Jln.
Baypass Prof. Ida Bagus
Mantra tak
kurang 120
rumah
dan toko
roboh.
Sedangkan di
Banjar
Tengah 30 rumah
dan di
Banjar
Tangkup dan
Banjar
Puseh, Ketewel,
menurut
warga setempat I
Ketut
Sika, tak
kurang 70
rumah
dan pura
rusak
berat.
Kelian
Dinas
Banjar Tengah I Made
Gandra
di hadapan CBS
minta
pemerintah daerah
dan
anggota DPRD segera
turun
tangan membantu
masyarakat yang
rumahnya
kena
musibah.
Masyarakat,
kata
Gandra, saat
ini
sangat memerlukan
uluran
tangan, baik
dana
sosial
dari pemerintah
maupun
pribadi.
Dirinya
juga
berharap agar TNI melalui
program ADM membantu
masyarakat
membersihkan
daerah
musibah dari
rebahan
pohon-pohon. (r/*)