kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Pon, 12 Nopember 2006

 Bali


Halalbihalal Keluarga PUSunda Bali

Denpasar (Bali Post) -
Keluarga PUSunda (Perkumpulan Urang Sunda) yang berada di Bali, Jumat (9/11) malam menggelar halalbihalal di Restoran Jak Resto, Kuta. Halalbihalal bertema ''Dengan semangat Halalbihalal 1428 H kita pererat tali persaudaraan antarsesama umat''. Acara tersebut selain dihadiri ratusan urang (orang - red) Sunda yang ada di Bali juga hadir sejumlah pejabat tinggi di Bali seperti Wakapolda Bali, utusan Kodam, muspida serta Wali Kota Denpasar A.A.N. Puspayoga dan Cok Ratmadi yang juga Ketua DPD PDI-P Bali.

Ketua PUSunda Bali, Jaka, mengatakan kegiatan halalbihalal ini yang pertama melibatkan perwakilan dari warga Sunda secara keseluruhan yang ada di Bali yang terdiri atas beberapa perkumpulan Urang Sunda. Jumlahnya saat ini mencapai ribuan KK dan puluhan ribu warga. Menurut Jaka yang juga owner Restoran Jak Resto ini, warga Sunda sangat luas mulai Banten sampai Ciamis dan Serang hingga Cirebon. ''Jadi bukan hanya Bandung saja. Yang terkenal selama ini orang Bandung saja,'' jelasnya.

Peguyuban tersebut tidak membedakan agama karena kepercayaan agama adalah hak individual masing-masing. Diharapkan melalui halalbihalal ini bukan saja akan dapat semakin mempererat tali persaudaraan karena akan saling mengenal satu sama lain. Jaka juga menegaskan warga Sunda di perantauan yang menggeluti berbagai profesi mulai PNS, usaha swasta serta bidang pekerjaan lainnya agar saling membantu baik suka maupun duka.

''Kami juga menitip diri dan mohon pembinaan dari pemerintah daerah agar bisa ikut berperan dalam memajukan pembangunan di daerah ini,'' tambahnya.

Jaka minta Urang Sunda agar mematuhi aturan yang berlaku di mana pun berada. ''Jangan sampai ada Urang Sunda tak punya KTP, identitas, apalagi tak bekerja,'' pesannya.

Panitia Agus Samijaya, S.H. yang juga pengacara mengatakan misi dan visi PUSunda selain turut berperan dalam pembangunan di Bali juga dengan terorganisasinya warga Sunda akan bisa saling membantu, mudah dimonitor dan terhindar dari kegiatan yang merugikan baik itu menyangkut soal keamanan, kenyamanan maupun aspek lainnya. ''Intinya kami ingin di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung,'' jelasnya. (031/*)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)