Bali Potensial
Investasi
Kerang
Mutiara
Denpasar
(Bali Post) -
Selain
sektor
pariwisata dan
perdagangan,
Bali
ke
depan memiliki
peluang
besar dalam
pengembangan
kerang
mutiara. Potensi
besar
kekayaan laut
ini
tersebar di
pantai-pantai
seputar
Bali
utara
yakni Buleleng,
Negara dan
Karangasem.
Kepala BKPMD (Badan
Koordinasi
Penanaman Modal
Daeeah) Bali I
Nyoman
Kandiyuana mengatakan
hal itu,
Selasa (9/10)
kemarin.
Menurut
Kandiyuana,
penjajakan
investasi
kerang
mutiara di
sejumlah
pantai
di Bali kini
tengah
gencar dilakukan.
Bahkan
pada November nanti
hasil
pemetaan investasi
kerang
mutiara akan
dipresentasikan
di Paris. ''Upaya
itu
sebagai tindak
lanjut
atas tingginya
permintaan
kerang
mutiara secara
nasional,''
jelasnya.
Dikatakan,
bila
investasi ini
bisa
berjalan nantinya,
bukan
saja akan
memberi
nilai tambah
terhadap
potensi
sumber daya yang
ada,
juga baik
penyerapan
tenaga
kerja serta
devisa. ''Yang
penting
apa yang menjadi
potensi
bisa dikembangkan
dulu
dan memberi
nilai
tambah bagi
masyarakat,''
jelasnya.
Selain
kerang
mutiara, Kandiyuana
menambahkan,
potensi
sektor pertanian
dalam
arti luas
di Bali
juga banyak yang
potensial
untuk
ditingkatkan lagi.
Kakao
dan kopi memiliki
prospek
cerah untuk
diekspor.
Kedua
komoditi itu
dinilai
sangat strategis
bagi
upaya peningkatan
ekspor Bali
ke
mancanegara.
Ditanya
soal
investasi di
sektor
pariwisata, Kepala
BKPMD Bali itu
mengakui
kalau
investasi sektor
pariwisata
dan
perdagangan masih
mendominasi.
Namun
ke depan
ia
optimis, investasi
di
sektor pertanian
akan
semakin meningkat
mengingat
potensinya yang
masih
besar.
Dalam
pertemuan
ekonomi
belum lama ini,
pakar
ekonomi Unud Prof.
Erawan
mengatakan untuk
membangkitkan
potensi
pertanian diperlukan
sentuhan
teknologi yang
memadai
terutama dalam
hal
pengolahan hasil.
Pengolahan
hasil yang
tepat
akan memberi
nilai
tambah bagi
produk
tersebut yang pada
akhirnya
juga
akan meningkatkan
pendapatan
petani. (031)