Memperbaiki Agenda yang Berantakan
MBAK
Santy, saya seorang karyawati perusahaan swasta, sudah bekerja
sekitar setahun. Saya cukup merasa nyaman dengan pekerjaan
sekarang ini, walau terkadang ada beberapa masalah yang
belum mampu saya atasi sendiri.
Saya sering mengalami kejadian mendadak di luar
agenda kerja yang sudah saya susun sebelumnya, sehingga tidak
jarang hal tersebut mengacaukan agenda kerja saya hari itu. Hal
seperti ini sangat sering terjadi, sehingga sangat mengganggu
rutinitas kerja saya. Bagaimana cara mensiasati kejadian seperti
ini?
Andini
Putri
Jl. Patih Jelantik, Kuta
Hal seperti ini mungkin sering Anda alami, hari
ini, seluruh agenda kantor sudah tersusun sangat rapi, tinggal
melaksanakannya. Tiba-tiba panggilan darurat menerobos, dan tidak
bisa dikompromikan. Entah urusan kantor, pribadi, atau urusan lain
yang memang tidak mau kompromi. Jadi, bagaimana agenda hari ini,
bagaimana menyiasatinya?
Selesaikan yang Perlu
Ini hukumnya wajib. Kalau laporan atau surat harus
diserahkan pukul 14.00 Wita lalu tertunda, tentu bisa merepotkan
rekan atau divisi lain yang bergantung pada pekerjaan Anda.
Begitu juga untuk menghubungi/dihubungi klien atau
relasi. Cobalah hubungi mereka lebih awal atau informasikan bahwa
Anda tak bisa di tempat sesuai perjanjian yang sudah disepakati.
Urusan kecil seperti ini bisa merusak reputasi .
Titipkan pada Rekan Lain
Kalau tak mungkin memberikan tugas/laporan lebih
awal secara langsung, cobalah menitipkan pada rekan lain. Tentu
hal semacam ini jangan sampai memberatkan si rekan.
Misalnya, gara-gara tak teliti, ada hal lain yang
tercecer lalu membuat rekan Anda harus melengkapinya atau malah
harus mengobrak-abrik meja kerja Anda untuk menemukannya.
Informasikan juga selengkapnya, sampai di mana saja proyek/tugas
yang Anda tangani. Siapa tahu ada rekan atau malah bos lain yang
iseng-iseng bertanya.
Tinggalkan Nomor yang Bisa Dihubungi
Kini, telepon genggam memang kerap jadi Andalan.
Tetapi jangan lupa, kalau Anda berada di dalam ruangan, bisa-bisa
terkena blank spot dan sinyal telepon Anda tak bisa menjangkau
panggilan.
Makanya, selain Anda harus meninggalkan nomor
telepon lain ke rekan atau orang yang kemungkinan mencari Anda,
jangan lupa sapa juga petugas tempat yang Anda kunjungi dan
informasikan keberadaan Anda.
Tulis di secarik kertas, nama Anda, nama perusahaan
di ruang mana Anda berada dan pukul berapa akan meninggalkan
tempat tersebut. Atau bisa juga Anda secara kontinyu menghubungi
kantor, sekadar menginformasikan atau bertanya sesuatu.
Mudah-mudahan tips di atas mampu mengatasi
permasalahan Anda.