Nyoman
Puja
Lupakan
Masalah
NYOMAN
Puja (47), salah
seorang keluarga
miskin Kota
Denpasar yang mendapat
kesempatan ber-dharma
yatra ke
pura-pura
beberapa waktu
lalu. Ditemui
ketika bertugas
sebagai petugas
kebersihan di
Desa Kesiman
Petilan, duda
dua anak
ini mengaku
sangat senang
dan berbahagia
bisa ikut
dharma yatra.
"Tiang paling
senang dengan
kegiatan
persembahyangan ke
pura-pura," jelas
Puja. Namun
karena kemiskinan
mendera, sejak
10 tahun lalu
keinginan itu
tidak bisa
dilaksanakan.
Dengan dharma yatra,
dirinya dapat
melupakan segala
masalah dan
kesedihan.
Setelah
ber-dharma yatra
ini Puja
mengaku menjadi
lebih bersemangat
dan termotivasi
untuk melanjutkan
kehidupan. Lelaki
asal Br. Kedaton
ini memiliki
dua anak
yang harus
dihidupinya.
Puja
merasa sangat
bersyukur dan
berterima kasih
kepada Wali
Kota Denpasar
karena bisa
diikutkan dalam
kegiatan dharma
yatra. "Semoga
Wali Kota
Denpasar bisa
mengadakan
kegiatan serupa,
sehingga semakin
banyak masyarakat
miskin yang
memperoleh kesempatan
seperti ini,"
ujar Puja.
Bagi
masyarakat miskin
lainnya, dharma
yatra merupakan
kesempatan yang
amat langka.
Kini
Puja lebih
bersemangat
menjalani tugasnya
sebagai petugas
kebersihan Desa
Kesiman Petilan.
Pekerjaan yang
diberikan Kepala
Desa Kesiman
Petilan untuk
memberdayakannya
itu memberinya
secercah harapan
melanjutkan hidup.
Meskipun hanya
sebagai tenaga
kebersihan, namun
dirinya bersyukur
karena dapat
melanjutkan
kehidupan dan
menghidupi kedua
anaknya. (ast)