Platini
Terpilih
Jadi
Presiden UEFA
Dusseldorf
-
Legenda
sepakbola
Prancis, Michel
Platini
akhirnya terpilih
sebagai
presiden UEFA lewat
kongres yang
digelar
di
Dusseldorf,
Jumat (26/1)
kemarin. Dari 52
anggota
badan tertinggi
sepakbola
Eropa
itu, 27 diantaranya
memberikan
suara
pada Platini.
Sementara
Lennart Johansson yang
menjabat
sebelumnya
meraih 23
suara.
"Saya
sangat
emosional dan
bahagia.
Saat
menjadi pesepakbola,
setelah
kemenangan kami
mendapat
piala
dan merayakannya
dengan
rekan-rekan yang lain. Tapi
sekarang,
ini
kemenangan besar
buat
saya. Saya
hanya
bahagia bisa
mewakili
persepakbolaan
Eropa ,"
ujar
Platini yang menyebut
kepemimpinannya
ini
sebagai awal
petualangan yang
hebat.
Proses
pemilihan
ini
telah memanas
sejak Johansson yang
sudah
berusia 77 tahun
dan
memimpin UEFA dari
1990 kembali
mencalonkan
diri
sebagai pesaing
Platini.
Namun
Platini yang cenderung
radikal,
dengan
usul membatasi
dominasi
negara-negara
besar
seperti Spanyol,
Italia dan
Inggris
di Liga Champions
akhirnya
mampu
memikat banyak
pemilih.
Kemenangan
Platini
sudah diprediksi
berkat
dukungan yang dilontarkan
presiden FIFA
Sepp
Blatter yang notabene
teman lama Johansson.
Kendati Johansson
sendiri
juga didukung
salah
satu tokoh
sepakbola paling
berpengaruh
di
Jerman, Franz Beckenbauer.
Jika
dirunut
kebelakang, Platini
adalah
sosok pemain yang
sukses
di masanya. Total,
dia
membela skuad
Prancis
di 72 pertandingan,
50 diantaranya
sebagai
kapten dan
mencatatkan
rekor
gol nasional
dan
masih belum
terpecahkan
hingga
kini yakni 41
gol.
Dia
sukses
membawa Les Bleus memenangi
Piala
Eropa 1984, dan
bermain
di tiga
Piala
Dunia, dengan
dua kali
ke semifinal
tahun 1982
dan 1986.
Di level
klub,
Platini sempat
membela St Etienne
dan
raksasa Italia Juventus.
Dan setelah
gantung
sepatu sebagai
pemain,
pada 1988 dia
menangani
timnas
Prancis hingga 1992
sebelum
bertindak selaku
wakil
presiden di
Piala
Dunia 1998, dan
menjabat
sebagai
anggota komite
eksekutif UEFA
dan FIFA.
Platini
merupakan
presiden
keenam
sejak badan
sepakbola yang
bermarkas
di Geneva
ini
berdiri tahun 1954
silam. Dan
orang
Prancis kedua
setelah Jacques Georges
(1984-1990).
Bagi
Johansson, hasil
ini
jelas mengecewakan
karena
sepanjang 16 tahun
masa
kepemimpinannya, dia
sukses
mengembangkan sepakbola
Eropa
meski kebijakannya
dikritik
karena
menghilangkan esensi
sepakbola
itu
sendiri. (adn/afp)
Presiden
UEFA
1954-1962 - Ebbe Schwartz
(Denmark)
1962-1972 - Gustav Wiederkehr
(Swiss)
1972-1984 - Artemio
Franchi (Italia)
1984-1990 - Jacques Georges (Prancis)
1990-2007 - Lennart
Johansson (Swedia)
2007-.... - Michel Platini (Prancis)