''BBC-Global FM'' Gelar Diskusi ----
Menggali Format Penanggulangan Bencana yang Tepat
Denpasar (Bali Post) -
Belakangan ini bencana yang diakibatkan oleh alam maupun
manusia sering kali terjadi. Bencana alam berupa gempa
dan tsunami di Aceh, serta bencana akibat ulah manusia
seperti ledakan bom di Bali merupakan salah satu
contohnya. Kedua kejadian tersebut sama-sama menimbulkan
korban jiwa dan harta benda yang tidak sedikit. Karena
itu, sikap antisipasi dan kesiapsiagaan terhadap bencana
perlu dimiliki setiap orang.
Terkait hal ini, Radio BBC siaran Indonesia bekerja sama
dengan Radio Global FM Bali akan menggelar diskusi
terbuka dengan tema ''Sebelum Bencana Datang - Mengkaji
Kesiapan Warga Bali''. Diskusi tersebut digelar Sabtu
(27/1) ini di Hotel Mercure, Sanur. ''Kegiatan ini untuk
menggali cara penanggulangan bencana yang tepat,
sehingga bisa menekan dampaknya,'' ujar Kepala BBC
siaran Indonesia Menuk Suwondo didampingi Niki Clarke
dan General Manager Radio Global FM Dewa Gede Jana Yudi,
Jumat (26/1) kemarin di Sanur.
Menuk Suwondo mengatakan setiap terjadi bencana akan
menimbulkan dampak terhadap berbagai sektor kehidupan,
termasuk sektor perekonomiannya. Seperti peristiwa
ledakan bom di Kuta beberapa tahun lalu menimbulkan
dampak yang kurang baik bagi kelangsungan sektor
pariwisata. Keadaan tersebut akhirnya berdampak pula
terhadap sektor perekonomian secara umum.
Kegiatan yang digagas BBC ini sejatinya bertujuan untuk
dapat menggali gagasan dalam rangka mengurangi dampak
bila terjadi bencana. Keberadaan lembaga-lembaga adat
serta organisasi massa yang ada di Bali bisa saja
dilibatkan dalam menanggulangi bencana. ''Gagasan-gagasan
yang muncul terkait penanggulangan bencana diharapkan
bisa digunakan pemerintah untuk meminimalkan dampaknya,''
ujar Menuk.
Sementara itu, Dewa Gede Jana Yudi menyambut baik
kegiatan yang digelar BBC dengan Global FM. Ia berharap
diskusi ini bisa menghasilkan solusi yang tepat dalam
menghadapi bencana. (kmb12)