kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Pon, 9 Agustus 2006

 Bali


PU Ambil Alih Perbaikan
Saluran Subak Kendran 

Gianyar (Bali Post) -
Setelah
menelan korban saat melakukan perbaikan, akhirnya perbaikan saluran air Subak Kendran, Tegallalang diambil alih Dinas PU Kabupaten Gianyar. Bahkan, untuk pengerjaannya sudah dimulai Selasa (8/8) kemarin. Over handle ini dilakukan oleh Dinas PU kemungkinan melihat kondisi mental dari anggota subak yang trauma untuk melakukan perbaikan terhadap saluran tersebut.

Kades PU Gianyar IB Kesawa, Selasa kemarin, membenarkan telah dilakukan over handle untuk pengerjaan saluran air tersebut.

Sewaktu berada di lokasi anggota subak sendiri menginginkan agar dibuatkan pengalihan saluran air yang baru tanpa menggunakan terowongan yang ada saat ini. Kesawa memberikan limit waktu untuk pengerjaan saluran irigasi tersebut. ''Jika sekadar mengalir air tersebut diperkirakan perlu waktu sekitar satu minggu. Namun bila pengerjaannya dilakukan secara permanen dibutuhkan waktu sekitar 20 hari,'' katanya. Mengenai dana yang diperlukan untuk perbaikan saluran tersebut diperkirakan Rp 30 juta.

Sementara itu, meninggalnya Dewa Nyoman Alit saat melakukan gotong royong membawa duka yang mendalam bagi keluarga dan seluruh anggota Subak Kendran. Selama ini, almarhum dikenal sangat lugu dan ulet di dalam mengambil setiap pekerjaannya. Almarhum yang merupakan keluarga pra-KS ini meninggalkan tiga orang anak dan istri Dewa Ayu Jepun. Anaknya yang nomor satu hanya tamatan SMP, sedangkan dua anaknya kini masih duduk di bangku SMP.

Sementara Bupati dan Komisi B melakukan sidak ke lokasi dan berkunjung ke rumah duka. Dalam kunjungannya, Bupati Gianyar A.A. Bharata memberikan penghargaan kepada almarhum sebagai pahlawan pertanian. Sedangkan anak dari almarhum yang kini sedang mengeyam pendidikan mendapatkan beasiswa dari Bupati Bharata. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengimbau kepada Camat Tegallalang I Ketut Suweta dan Kapolsek agar memberikan peringatan bagi daerah rawan dan jika perlu dipasang polis line.

Sedangkan Komisi B DPRD Gianayar melakukan sidak yang dihadiri empat angggota yakni Pande Ketut Suralaga, Ondo Wirawan, IB Pawana, dan I Made Libur. Dikatakan, perbaikan saluran air tersebut mesti segera disikapi. ''Dalam hal ini yang namanya subak satu minggu tidak mendapatkan air maka akan sama dengan gagal panen,'' kata Mada Libur.

Saat ini di Gianyar terdapat 497 subak dengan luas lahan sekitar 14.856 hektar. Untuk wilayah Tegallalang mempunyai 64 subak, sedangkan untuk Desa Kendran mempunyai 12 subak.  (dar)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)