kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Paing, 28 Agustus 2006

 Olahraga


Dji Sam Soe Tour d' Indonesia 2006...
Andre Schulze Pimpin Etape Pembuka
 

Bandung (Bali Post) -
Pembalap
asal Jerman yang memperkuat tim BCP (Denmark),   Andre Schulze memimpin etape pembuka Lomba Balap Sepeda Internasional Dji Sam Soe (DSS) Tour d'Indonesia 2006 yang berlangsung Minggu, (27/8) kemarin di Jakarta. Dengan demikian pembalap berusia 26 tahun ini berhak mengenakan jaket kuning.

Etape pertama DSS Tour d'Indonesia mempertandingkan kategori criterium dengan jarak tempuh 54,6 km. Pada etape pembuka yang mengitari jalan lingkar Senayan ini, Andre mencatat waktu tercepat 1 jam, 12.45 menit.

Posisi kedua ditempati pembalap Jerman lainnya, Tobias

Erlier yang membela tim Giant Asia dengan catatan waktu 1 jam 12, 53 menit kemudian disusul pembalap asal Rusia, Sergey Kudentsov yang memperkuat tim Greenfield Fresh Milk (GFM) di urutan ketiga (1 jam, 12,57 menit).

Untuk klasifikasi perorangan, Andre Schulze juga memimpin di tempat pertama kemudian diikuti Tobias Erlier di tempat kedua dan pembalap Jepang, Masahiko Mifune di urutan ketiga. Andre juga mengukuhkan diri yang terbaik pada lomba sprint 14 putaran (36,2 km) menjelang finis.

Sementara untuk klasifikasi tim, pimpinan klasemen dipegang Giant Asia dengan catatan total waktu 3 jam, 39,03 menit kemudian disusul tim Jepang di posisi kedua dan BCP Denmark di urutan ketiga.

Sementara itu ditengah dominasinya pembalap asing, hanya Wawan Setiabudi yang bisa masuk 10 besar untuk klasifikasi perorangan dan umum. Untuk klasifikasi tim, hanya Polygon Sweet Nice (PSN) yang menembus lima besar.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB.ISSI), Harry Sapto mengaku masih tetap optimis para pembalap Indonesia bersaing untuk merebut posisi terhormat di DSS Tour d'Indonesia 2006 ini.

''Memang pada etape pertama ini pembalap kita harus mengakui kehebatan pembalap asing. Namun ini tentunya menjadi cambuk bagi mereka untuk menghadapi etape berikutnya. Kan masih ada 8 etape lagi, kesempatan masih ada,''ujar pengusaha yang dikenal gila olahraga ini.

Harry Sapto memuji sikap profesional dari para pembalap asing. Sikap seperti itu, lanjut dia, sudah semestinya ditiru oleh para pembalap kita. Karena untuk meraih sebuah prestasi, selain disiplin juga memiliki sikap profesional.

DSS Tour d'Indonesia 2006 berhadiah total 100.000 dolar AS itu, pagi ini akan dilanjutkan dengan etape kedua yang dilepas dari Gedung Sate Bandung, Jabar dan finis di depan kantor Walikota Cirebon, Jabar (133,1 km). Gubernur Jabar, Danny Setiawan dijadwalkan akan melepas secara resmi etape kedua ini.

 

Bintang Kranggan

 

Pada etape kedua ini, tim Bintang Kranggan Jakarta telah menebar ancaman. Dengan bertumpu pada dua pembalap asingnya, Nathan Jones (Australia) dan James Sprage (Inggris), tim asuhan Warsito itu mengaku telah mengenal karakter jalur Bandung-Cirebon.

''Terus terang, jalur Bandung-Cirebon sudah menjadi makanan sehari-hari dari para pembalap kami. Makanya, saya berani mematok target minimal masuk tiga besar di etape kedua ini,''kata Warsito.(035)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)