Dji
Sam Soe Tour d' Indonesia
2006...
Andre Schulze Pimpin
Etape
Pembuka
Bandung
(Bali Post) -
Pembalap
asal
Jerman yang memperkuat
tim BCP (Denmark),
Andre Schulze memimpin
etape
pembuka Lomba
Balap
Sepeda Internasional
Dji Sam
Soe (DSS) Tour d'Indonesia
2006 yang berlangsung
Minggu, (27/8)
kemarin
di Jakarta.
Dengan
demikian
pembalap
berusia 26
tahun
ini berhak
mengenakan
jaket
kuning.
Etape
pertama DSS Tour
d'Indonesia
mempertandingkan
kategori
criterium
dengan
jarak tempuh 54,6 km.
Pada
etape pembuka yang
mengitari
jalan
lingkar Senayan
ini, Andre
mencatat
waktu
tercepat 1 jam, 12.45 menit.
Posisi
kedua
ditempati pembalap
Jerman
lainnya, Tobias
Erlier
yang membela
tim Giant Asia
dengan
catatan waktu 1 jam
12, 53 menit
kemudian
disusul
pembalap asal
Rusia, Sergey
Kudentsov yang
memperkuat
tim Greenfield Fresh Milk (GFM)
di
urutan ketiga (1 jam,
12,57 menit).
Untuk
klasifikasi
perorangan, Andre Schulze
juga
memimpin di
tempat
pertama kemudian
diikuti Tobias
Erlier
di tempat
kedua
dan pembalap
Jepang, Masahiko
Mifune
di urutan
ketiga.
Andre juga
mengukuhkan
diri yang
terbaik
pada lomba sprint 14
putaran (36,2
km) menjelang finis.
Sementara
untuk
klasifikasi tim,
pimpinan
klasemen
dipegang Giant Asia
dengan
catatan total waktu 3
jam, 39,03 menit
kemudian
disusul
tim Jepang
di
posisi kedua
dan BCP Denmark
di
urutan ketiga.
Sementara
itu
ditengah dominasinya
pembalap
asing,
hanya Wawan
Setiabudi yang
bisa
masuk 10 besar
untuk
klasifikasi perorangan
dan
umum.
Untuk
klasifikasi
tim,
hanya Polygon Sweet Nice (PSN)
yang menembus lima
besar.
Ketua
Umum
Pengurus Besar
Ikatan Sport
Sepeda Indonesia (PB.ISSI),
Harry Sapto
mengaku
masih tetap
optimis
para pembalap
Indonesia bersaing
untuk
merebut posisi
terhormat
di DSS Tour
d'Indonesia 2006
ini.
''Memang
pada
etape pertama
ini
pembalap kita
harus
mengakui kehebatan
pembalap
asing.
Namun
ini
tentunya menjadi
cambuk
bagi mereka
untuk
menghadapi etape
berikutnya.
Kan masih
ada 8
etape lagi,
kesempatan
masih
ada,''ujar pengusaha
yang dikenal
gila
olahraga ini.
Harry Sapto
memuji
sikap profesional
dari
para pembalap
asing.
Sikap
seperti
itu, lanjut
dia,
sudah semestinya
ditiru
oleh para
pembalap
kita.
Karena
untuk
meraih sebuah
prestasi,
selain
disiplin juga
memiliki
sikap
profesional.
DSS Tour d'Indonesia 2006
berhadiah total 100.000
dolar AS
itu,
pagi ini
akan
dilanjutkan dengan
etape
kedua yang dilepas
dari
Gedung Sate Bandung,
Jabar
dan finis di
depan
kantor Walikota
Cirebon,
Jabar (133,1 km).
Gubernur
Jabar, Danny
Setiawan
dijadwalkan
akan
melepas
secara resmi
etape
kedua ini.
Bintang
Kranggan
Pada
etape
kedua ini,
tim
Bintang
Kranggan Jakarta telah
menebar
ancaman. Dengan
bertumpu
pada
dua pembalap
asingnya, Nathan Jones
(Australia) dan James
Sprage (Inggris),
tim
asuhan Warsito
itu
mengaku telah
mengenal
karakter
jalur
Bandung-Cirebon.
''Terus
terang, jalur
Bandung-Cirebon
sudah
menjadi makanan
sehari-hari
dari
para pembalap
kami.
Makanya,
saya
berani mematok target
minimal masuk
tiga
besar di
etape
kedua ini,''kata
Warsito.(035)