Soal
Proyek
Geothermal .....
Dewan
Sikapi
Pernyataan Dewa
Beratha
Denpasar
(Bali Post) -
Pernyataan
Gubernur
Dewa
Beratha soal
proyek geothermal
kembali
membuat kalangan DPRD
Bali gusar.
Pasalnya,
sejak
awal bergulirnya
proyek
di Bedugul
itu,
Dewan jelas-jelas
menolaknya.
''Kok
Gubernur
kembali
membuat pernyataan
agar Dewan
membuat
surat
resmi
penolakan,'' ungkap
anggota
Komisi D Ir. Dauh
Wijana,
Minggu (27/8) kemarin,
menanggapi
pernyataan
orang
nomor satu
di Bali
tersebut.
Dewan
menilai
Gubernur plin-plan
terkait
proyek geothermal
tersebut.
Pasalnya,
SK penolakan
Dewan
terhadap proyek
itu
sudah jelas.
''Gubernur pun
sudah
didudukkan dalam
tim
penolakan
proyek.
Bahkan menjadi
ketua
tim,''
tambah
politisi asal
Gianyar
ini.
Kenapa
tiba-tiba
Gubernur
kembali
mentah seolah-olah
ada
tawar-menawar lagi
dengan
proyek tersebut.
Mestinya,
tambah
mantan kontraktor
ini,
Gubernur tidak
lagi
membuat statemen lain
karena
penolakan proyek
tersebut
sudah
merupakan
harga
mati. Dauh
curiga
kalau Dewa
Beratha
tak serius
duduk
dalam
tim tersebut.
Ini
didasari
surat
Gubernur yang
diterbitkan
sebelumnya, yang
bertentangan
dengan
Dewan soal
proyek
tersebut.
Gubernur
saat
itu menerbitkan SK
yang menekankan agar
ada
kajian ulang
soal geothermal.
Kini
Gubernur
lagi
mengeluarkan pernyataan
yang seolah-olah
penolakan
itu
belum pasti.
Sebagaimana
dilansir Bali Post (26/8),
Dewa
Beratha mengatakan
jika
sekarang ini
Dewan
bersikap lain soal
proyek
itu, mestinya
disampaikan
dalam
bentuk
surat
resmi.
''Jika
suratnya menolak,
kami pun
setuju
menolak proyek
geothermal itu,''
ujar
Dewa Beratha.
Pernyataan
itu
tentu membuat
Dewan
tak habis
pikir.
Sejumlah
anggota
Dewan menduga
ada
sesuatu di
balik
pernyataan Gubernur
tersebut.
Apalagi
setelah wakil
rakyat
sempat meninjau
proyek
sejenis ke
Dieng yang
mana
muncul selentingan
kalau
setiap proyek
sejenis
ada dana
kompensasinya.
Menurut
Wakil
Ketua DPRD Bali Drs. IBG
Suryatmaja, bisa
saja
indikasi
dana
kompensasi
puluhan
milyar itu
ada.
Pihaknya
menegaskan
tak
perlu memasalahkan
hal itu,
sebab
rakyat
Bali
sudah
nyata dan
tegas-tegas
menolak.
''Kita
sudah
putuskan menolak,''
tambahnya.
Menurut
Dauh,
mestinya seluruh
komponen
termasuk
Gubernur
tak
perlu lagi
ada
pandangan lain
terhadap
proyek geothermal.
Apalagi
menteri terkait
sudah
tegas-tegas mengatakan
siap
mengikuti
apa yang
menjadi
aspirasi rakyat Bali
bila
menolak proyek
tersebut.
(031)