kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Wage, 26 Juli 2006

 Surat Pembaca


Agama untuk Membina Budi Pekerti
 

Mengatasi pertengkaran, baik di dalam maupun di luar negeri, menurut saya ada resep paling ampuh sebagai berikut:

1. Pergunakan agama itu untuk membina budi pekerti umat yang mengarah pada hubungan yang harmonis antara Tuhan, manusia, alam (Tri Hita Karana).

2. Agama jangan dipakai alat politik untuk ingin berkuasa dan jauhkan sifat fanatik dan munafik karena sifat ini menghasilkan egoisme dan pahami hakikat hidup yang sebenarnya.

3. Khusus di Indonesia seharusnya negara kita negara yang aman dan damai sejahtera karena terdiri dari banyak agama, apabila agama itu betul-betul membina budi pekerti umatnya untuk kedamaian, termasuk korupsi dan kriminal lainnya dapat ditekan.

Walaupun saya bukan pejabat dan rakyat biasa tetapi peduli masalah sosial, saya mohon kepada semua pihak agar saling mengingatkan dan introspeksi diri, lebih-lebih saat ini banyak bencana alam, dan hilangkan sifat egoisme. Hendaknya ada usaha berpikir, berkata, berbuat yang baik untuk kedamaian (Tri Kaya Parisudha) sehingga bencana dan kriminalitas dapat ditekan, timbul keharmonisan (menyama braya) Bali. 

I Ketut Sumarna
Jl.Gunung
Guntur IX No.10 Padangsambian
Denpasar
Barat

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)