Honda Inginkan
Kemenangan
Perdana
London -
Honda akhirnya
mengakui
dominasi Renault
dan Ferrari
di Grand Prix Formula 1
musim
ini.
Bahkan
pabrikan
dari
Jepang itu
menilai
tidak realistik
bila Honda
menargetkan
juara.
Maka
bos Honda Nick Fry
hanya
menginginkan satu
hal
dari pembalap
Jeson Button
yakni
kemenangan perdana
di
balapan 2006 ini.
Dalam
dua
bulan terakhir,
Button tak
menyumbang
satu
poin pun.
Ini
menjadi
prestasi terburuk
pembalap
Inggris
itu serta Honda yang
menghabiskan
jutaan
dolar AS untuk
eksperimen
sepanjang
musim
lalu.
Kegagalan
paling fatal terjadi
pekan
lalu di GP
Prancis.
Button
mengendari mobil yang
telah
direvisi.
Namun
harapan
kemenangan menguap
begitu
saja setelah
mobil
itu tak
mampu
melanjutkan lomba
karena
mengalami kerusakan
mesin.
Fry mengakui
memimpin
juara
dengan memenangkan 7
balapan
sisa adalah target
yang tidak
relistis.
Ini
artinya Button
mengakhiri 118
balapan
tanpa satu
gelar pun.
"Hingga
saat
ini, juara
itu
benar-benar sulit.
Tak
perlu
diragukan hal
itu,"
ujar Fry, Selasa
(18/7) kemarin.
"Dominasi
Renault dan Ferrari
memberi
arti bahwa
bahwa
gelar juara
tak
mungkin diimpikan
tim
lain. Sulit
memang,
tapi kami
akan
berusaha
sekeras-kerasnya (memenangkan
yang pertama),"
lanjutnya.
Button sendiri
berusaha
mengobati
kekecewaannya
dengan
mencoba lagi
peruntungan
di GP
Jerman.
Ia
mengakui
balapan
di Magny
Cours
itu membuatnya
sakit
hati.
Kekecewaannya
itu
semakin lengkap
dengan
buruknya penampilan
rekan
setimnya Rubens Barichello.
Keduanya
tak
mampu menampilkan
mobil
Hondanya itu
sebagai yang
tercepat
untuk
meraih poin."Tak
ada
hakl yang positif
yang bisa
kami
petik dibalapan
terakhir,"
ujar Button.
Fry juga
memberi
dukungan moral kepada
tim
Honda dalam
menghadapi GP
Jerman
mendatang.
Ia
membantah
mendapat
tekanan
dari bos-nya yang
di
Jepang.
Honda musim
lalu
membeli
tim BAR dan
berusaha
menjadi
tim penuh
musim
ini."Tidak mungkin
memisahkan
tim
Honda di
Inggris
dan Jepang.
Semua
menjadi satu,"
tegas Fry.
Tim Honda menggelar
sesi
latihan di
Jerez
pekan
ini untuk
membuat
evaluasi total terhadap
mobil Button
dan
Barichello. Diharapkan
paket aero
terbaru
serta perbaikan
di
mesin, bisa
menghasilkan
penampilan yang
mengesankan
di
Jerman mendatang.(yud/rtr)