kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Paing, 19 Juli 2006

 Bali


''Magebagan'' di Kuburan, Pipi Teman Ditebas Golok
 

Gianyar (Bali Post) -
Saat berlangsungnya magebagan (berjaga) dalam rangka upacara pengabenan massal di Desa Pakraman Bona, Senin (17/7), seorang warga, IG Ketut R (47) menganiaya rekannya IG Ngurah Bagus G (47). Penganiayaan dengan menggunakan golok membuat pipi kiri korban IG Ngurah Bagus G mendapatkan delapan jahitan, dan hingga kini berada di RSU Sanjiwani.

Kejadian ini berlangsung pada saat warga usai melakukan upacara ngagah sawa (membongkar mayat) serangkaian ngaben. Malam harinya, R dan G yang ikut magebagan di kuburan duduk bersama di sekitar areal kuburan sembari bersenda gurau. Senda gurau mereka berakhir menjadi pertengkaran. Pelaku yang saat itu duduk di bawah pohon, tiba-tiba didatangi oleh korban. R saat itu setengah sadar karena terpengaruh minuman keras. Tak jelas apa yang diucapkan G, membuat R tersinggung, lalu berdiri seraya mencabut golok. Pelaku juga tampak marah kepada korban. Tanpa pikir panjang pelaku menebas pipi kiri korban dengan golok. Kejadian tersebut kontan membuat warga yang sedang berada di kuburan Bona kaget. Untungnya warga cepat memisahkan kedua orang yang berusaha saling mencelakakan itu.

Pahumas Polres Gianyar AKP A.A. Anom Putra didampingi Kapolsek Blahbatuh AKP Dewa Gede Raka seizin Kapolres Gianyar AKBP Drs. I Gde Alit Widana, S.H., M.Si. mengatakan atas kejadian tersebut korban cepat disingkirkan warga dan dilarikan ke RSU Gianyar. Pelaku penganiayaan saat ini sudah diamankan oleh aparat Polsektif Blahbatuh. Pelaku menyerahkan diri kepada anggota Reskrim Polsek Blahbatuh Selasa (18/7) kemarin. (dar)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)