kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Paing, 19 Juli 2006

 Bali


PRT Diperkosa, HP Diembat

Maling Satroni Rumah Turis AS---
 

Denpasar (Bali Post) -
Shock masih dirasakan AE (22) asal Seririt, Singaraja. Pembantu rumah tangga (PRT) di rumah kontrakan seorang turis Amerika Serikat (AS) Androw Markulin di Jalan Raya Pemogan Gang Mutiara Indah I, Denpasar Selatan ini bernasib malang.  Selasa (18/7) dini hari kemarin rumah majikannya dimasuki maling dan dia juga diperkosa.

Sebuah HP N-Gage yang ditaruh di atas tempat tidur dibawa kabur. Selain HP, kehormatan korban juga direnggut paksa. Korban diperkosa saat sedang datang bulan. Korban melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Densel.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 03.00 wita. Korban yang bekerja sebagai PRT sejak lima bulan di rumah Markulin ini, tidur terlelap di kamar pembantu yang berlokasi di lantai bawah. Sedangkan majikannya tidur di lantai atas. Tanpa  firasat apa pun sebelumnya,  tiba-tiba korban didatangi seorang pria berperawakan kecil, kurus, rambut kriting dan memakai baju hitam. Pria yang tidak dikenal itu juga membawa pisau hitam. Melihat ada seseorang di dalam kamarnya, korban kaget bukan main setelah terbangun dari tidurnya. Kagetnya korban, membuat pelaku menjadi beringas dan menodongkan pisau ke perut korban sambil mengancam akan membunuh jika korban berteriak. Korban tidak bisa berbuat apa-apa selain menuruti permintaan pelaku.

Namun sebelum merampok, pelaku lebih dahulu memperkosa korban. ''Saya tidak berani berontak dan hanya bisa pasrah. Walaupun saat itu saya sedang  datang bulan,'' tutur korban sambil menangis. Setelah itu  pelaku bergegas naik ke lantai atas mendengar perkataan korban bahwa majikannya memiliki uang yang banyak.

Mendapat kesempatan yang baik untuk bisa meloloskan diri, korban keluar rumah sambil berteriak ''maling''... Mendengar terikan korban, warga sekitar berhamburan keluar rumah guna memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Sayangnya, pelaku berhasil kabur lewat pintu gerbang menuju arah utara.

Dari hasil olah TKP petugas, diduga pelaku masuk rumah lewat jendela belakang. Ini dibuktikan dengan adanya congkelan di jendela. Untuk penyelidikan lebih lanjut, petugas mengamankan barang bukti berupa sprei yang berisi bercakan darah korban. (jay)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)