Liburan
Sekolah,
Tingkat
Hunian Hotel Meningkat
Denpasar
(Bali Post) -
Musim
liburan
sekolah tahun
ini
menjadi berkah
tersendiri
bagi
industri pariwisata
terutama hotel.
Wisatawan
domestik (wisdom)
membanjiri
Bali
sehingga
secara
signifikan mengangkat
tingkat
hunian (ouccupancy)
hotel pada
angka
tertinggi dalam
delapan
bulan terakhir,
pascabom
Jimbaran-Kuta.
Kenaikan
tingkat
hunian secara
drastis
setidaknya terjadi
di
Kabupaten Badung.
Sebagaimana
diungkapkan
Ketua PHRI
Badung Perry Markus
di Kuta,
Selasa (11/7)
kemarin,
sampai
Jumat (7/7) lalu
rata-rata tingkat
hunian hotel
di
Badung 54,82
persen.
Angka
ini
tentu jauh
lebih
tinggi dari rata-rata
tingkat
hunian hotel di
seluruh
Bali
yang masih 34
persen. PHRI
Kabupaten
Badung
secara rutin
melakukan
survai
di sejumlah
kawasan
wisata, yakni
Seminyak,
Legian,
Kuta, Tuban,
Nusa
Dua dan
Jimbaran.
"Untuk
sementara
kondisi
tingkat hunian
cukup
baik.
Bahkan,
capaian
pada musim
libur
Juni-Juli 2006 walau
bersifat
sementara,
merupakan yang
terbaik
pascabom Jimbaran-Kuta,"
tandas Perry.
Data dari
PHRI Badung
menyebutkan,
sepajang
tahun
ini kondisi
tingkat
hunian hotel terendah
terjadi
pada Februari,
yakni 34,09
persen.
Sementara
sejak
Maret sampai
Juli 2006
menunjukkan trend
meningkat,
kendati
terseok-seok. Rata-rata
tingkat
hunian hotel di
Badung
pada Maret, April,
Mei dan
Juni
berturut-turut 40,73
persen, 48,57
persen, 46,54
persen
dan 51,12 persen.
Selain
kerena
musim libur
sekolah, Perry
menengarai
kenaikan
kunjungan
wisatawan
domestik
ke Bali
disebabkan belum
kondusifnya
Yogyakarta
untuk
dikunjungi. "Ini
analisis
saya.
Membludaknya
kunjungan
wisatawan
domestik
ke sini
mungkin
karena banyak yang
mengalihkan
liburannya
ke
Bali.
Yogyakarta
untuk
sementara masih
dalam
suasana rehabilitasi,"
ujar Perry.
Dihubungi
terpisah,
dosen STP Bali Made
Eka
Mahadewi mengatakan
data wisdom sangat
penting
bagi industri
pariwisata
dan
bagi pengambil
kebijakan.
Sayangnya,
sejauh
ini belum
ada data base
mengenai
jumlah wisdom
ke Bali.
Sebab,
secara
teknis agak
rumit
mengingat wisatawan
domestik
masuk
Bali
melalui
banyak pintu.
Sementara
data mengenai
wisman
lebih mudah
karena
lebih dari 99
persen
melalui Bandara
Ngurah
Rai.
Dia
mengungkapkan, STP Bali
sudah
melakukan kajian
tentang wisdom
terutama
tentang
karakter berikut
perannya
bagi
kepariwisataan Bali.
Dari hasil
kajian
itu, memang
terungkap
masih
ada perlakuan
diskiminatif
terhadap wisdom.
Umumnya
karena
pelaku pariwisata
menganggap spending power
wisdom jauh
lebih
kecil. "Anggapan
seperti
itu tak
sepenuhnya
benar.
Tetapi
prinsipnya,
kita
tak boleh
membeda-bedakan
tamu,"
imbau Eka
Mahadewi.
(056)
Tingkat
Hunian Hotel
di
Badung Tahun 2006
Bulan
Tingkat
Hunian
--------------------------------
Januari
41,38%
Pebruari
34,09%
Maret
40,73%
April
48,57%
Mei
46,54%
Juni
51,12%
Juli
*)
54,82%
sumber:
PHRI Badung
*angka
sementara