kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Kliwon, 12 Juli 2006

 Pariwisata


Liburan Sekolah, Tingkat Hunian Hotel Meningkat 

Denpasar (Bali Post) -
Musim
liburan sekolah tahun ini menjadi berkah tersendiri bagi industri pariwisata terutama hotel. Wisatawan domestik (wisdom) membanjiri Bali sehingga secara signifikan mengangkat tingkat hunian (ouccupancy) hotel pada angka tertinggi dalam delapan bulan terakhir, pascabom Jimbaran-Kuta. Kenaikan tingkat hunian secara drastis setidaknya terjadi di Kabupaten Badung.

Sebagaimana diungkapkan Ketua PHRI Badung Perry Markus di Kuta, Selasa (11/7) kemarin, sampai Jumat (7/7) lalu rata-rata tingkat hunian hotel di Badung 54,82 persen. Angka ini tentu jauh lebih tinggi dari rata-rata tingkat hunian hotel di seluruh Bali yang masih 34 persen. PHRI Kabupaten Badung secara rutin melakukan survai di sejumlah kawasan wisata, yakni Seminyak, Legian, Kuta, Tuban, Nusa Dua dan Jimbaran. "Untuk sementara kondisi tingkat hunian cukup baik. Bahkan, capaian pada musim libur Juni-Juli 2006 walau bersifat sementara, merupakan yang terbaik pascabom Jimbaran-Kuta," tandas Perry.

Data dari PHRI Badung menyebutkan, sepajang tahun ini kondisi tingkat hunian hotel terendah terjadi pada Februari, yakni 34,09 persen. Sementara sejak Maret sampai Juli 2006 menunjukkan trend meningkat, kendati terseok-seok. Rata-rata tingkat hunian hotel di Badung pada Maret, April, Mei dan Juni berturut-turut 40,73 persen, 48,57 persen, 46,54 persen dan 51,12 persen.

Selain kerena musim libur sekolah, Perry menengarai kenaikan kunjungan wisatawan domestik ke Bali disebabkan belum kondusifnya Yogyakarta untuk dikunjungi. "Ini analisis saya. Membludaknya kunjungan wisatawan domestik ke sini mungkin karena banyak yang mengalihkan liburannya ke Bali. Yogyakarta untuk sementara masih dalam suasana rehabilitasi," ujar Perry.

Dihubungi terpisah, dosen STP Bali Made Eka Mahadewi mengatakan data wisdom sangat penting bagi industri pariwisata dan bagi pengambil kebijakan. Sayangnya, sejauh ini belum ada data base mengenai jumlah wisdom ke Bali. Sebab, secara teknis agak rumit mengingat wisatawan domestik masuk Bali melalui banyak pintu. Sementara data mengenai wisman lebih mudah karena lebih dari 99 persen melalui Bandara Ngurah Rai.

Dia mengungkapkan, STP Bali sudah melakukan kajian tentang wisdom terutama tentang karakter berikut perannya bagi kepariwisataan Bali. Dari hasil kajian itu, memang terungkap masih ada perlakuan diskiminatif terhadap wisdom. Umumnya karena pelaku pariwisata menganggap spending power wisdom jauh lebih kecil. "Anggapan seperti itu tak sepenuhnya benar. Tetapi prinsipnya, kita tak boleh membeda-bedakan tamu," imbau Eka Mahadewi. (056)

 

Tingkat Hunian Hotel di Badung Tahun 2006

Bulan            Tingkat Hunian

--------------------------------

Januari              41,38%

Pebruari             34,09%

Maret                40,73%

April                48,57%

Mei                  46,54%

Juni                 51,12%

Juli *)              54,82%

sumber: PHRI Badung

*angka sementara

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)