kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Kliwon, 12 Juli 2006

 Mancanegara


Presiden Israel Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual
 

Harian Maariv, Israel, Selasa (11/7) kemarin, memberitakan Presiden Israel Moshe Katsav (61) dituduh melakukan pelecehan seksual. Tuduhan ini dilayangkan oleh mantan karyawati yang bekerja di badan kementerian yang dulu dipimpinnya.

Harian Maariv yang didatangi wanita tak dikenal dan mengaku mendapat tindak pelecehan seksual Katsav 10 tahun silam. Tidak terima dengan perlakukan bosnya, ia lantas dipecat.

Mendapat tuduhan seperti itu, Katsav langsung melakukan penyangkalan dan dalam pernyataannya ia mengatakan tidak mengenal wanita itu.

Kepada jaksa penuntut Menachme Mazouz sang presiden sebelumnya mengatakan jika mantan karyawati di kantor kepresidenan ini, mengancam akan menuduh presiden melakukan tindak pelecehan jika tidak mengembalikan pekerjaannya di kementrian.

Namun, hingga kini Katsav belum menyatakan pernyataan resmi dan kantor jaksa sudah menginterogasinya untuk detil yang lebih lanjut.

 

Serang

Sementara itu, Melihat belum ada tanda-tanda pembebasan tentaranya oleh Hamas, pemerintah Israel Selasa (11/7) kemarin mengesahkan tindak penyerangan baru menuju Jalur Gaza. Badan keamanan di sana mengatakan jika perlu serangan angkatan darat akan semakin ditingkatkan.

Perdana Menteri Ehud Olmert dan Menteri Pertahanan Amir Peretz sudah memberikan lampu hijau untuk mengadakan penyerangan lebih besar menuju wilayah Gaza, kata seorang staf yang berbicara dalam kondisi yang belum menentu.

Staf ini mengatakan fase terbaru ini termasuk pengiriman tentara menuju wilayah lebih dalam Gaza, atau lokasi yang belum disentuh sebelumnya. Sampai saat ini pasukan sudah memasuki Gaza selatan dan utara serta merangsek mendekati Gaza City.

Tujuan peningkatan ini dikatakan untuk menghentikan penembakan roket menuju Israel selatan dan meningkatkan harapan dibebaskannya seorang tentara yang diculik militan Palestina 25 Juni lalu.

Dalam serangan yang dilakukan Selasa kemarin, Israel terus menghujani Jalur Gaza dengan artileri. Seorang anggota keamanan tewas dan enam orang terluka dalam serangan udara terbaru yang menghantam Gaza utara. Lebih dari 50 warga Palestina sudah tewas dalam sepekan penyerangan.

(ton/ap/afp)

 

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)