kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Kliwon, 12 Juli 2006

 Bali


DPC PDI-P Janji tak Intervensi Tim Verifikasi
 

Singaraja (Bali Post) -
DPC PDI-P Buleleng berjanji tak akan mengintervensi kinerja tim verifikasi untuk meloloskan paket figur yang sudah mendaftar menjadi calon bupati (cabup)/calon wakil bupati (cawabup) melalui PDI-P dalam Pilkada Buleleng 2007 mendatang. Tim verifikasi akan diberikan wewenang penuh untuk menilai figur untuk diajukan dalam rakercabsus sesuai mekanisme yang berlaku.

''Pengurus DPC tidak akan intervensi tim untuk menjegal atau meloloskan bakal calon tertentu agar bisa melenggang ke rakercabsus yang rencananya digelar September mendatang,'' kata Ketua DPC PDI-P Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan, Selasa (11/7) kemarin.

Rakercabsus itu, lanjut Sukrawan, merupakan perhelatan besar untuk menampung suara dari kader-kader PDI-P demi memilih calon bupati yang akan dipertarungkan dalam pilkada tahun depan. Jadi, menurutnya, dalam perhelatan besar ini PDI-P akan memilih calon pemimpin daerah, bukan memilih ayam aduan untuk dipertarungkan dalam arena tajen. ''Untuk itu, DPC tidak akan berani main-main untuk meloloskan calon tertentu, apalagi tidak sesuai dengan kriteria dan aturan yang ada,'' kata Sukrawan.

Seperti diketahui, Dewa Sukrawan ikut mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati berpasangan dengan Made Artadana. Masuknya Sukrawan dalam bursa penjaringan cabup tersebut dikhawatirkan akan mempengaruhi keputusan tim dan kader PDI-P menjelang rakercabsus atau dalam rakercabsus September mendatang. Karena sebagai Ketua DPC, Sukrawan memiliki pengaruh politik terhadap PAC dan pengurus ranting.

Sementara itu, tim verifikasi yang terdiri dari lima anggota rencananya akan mulai bekerja Senin (17/7) pekan depan. Lima anggota itu terdiri dari dua orang anggota dari DPD PDI-P Bali yakni Usdek Maharipa dan Made Wirya serta anggota dari DPC PDI-P Buleleng yalni Agus Yudiarsana, Ketut Riawan, dan Putu Mangku Budiasa. (kmb15)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)