kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Wage, 26 Juni 2006

 Surat Pembaca


Perlu
Pembenahan, Lomba Menyalin Aksara

Penilaian lomba menyalin dari aksara Latin ke aksara Bali dalam Porsenijar Bali yang diselenggarakan pada 14 Juni 2006 di Taman Budaya Denpasar perlu berbagai pembenahan untuk pelaksanaan lomba berikutnya, setidaknya dalam PKB.

Kegiatan ini dimasukkan dalam salah satu lomba dalam bidang seni, justru seninya dikesampingkan. Hal ini tampak dari pelaksanaan lomba maupun hasil lomba. Para peserta tidak diperkenankan menggunakan alas lain kecuali meja yang tidak rata. Bentuk pensil tidak boleh diubah. Untuk kriteria yang satu ini banyak peserta yang tidak mengetahui karena juri tidak membacakan kriteria sebelum lomba dimulai. Akibatnya mereka tidak tahu kalau nilainya dikurangi. Teks yang diberikan peserta kurang memenuhi standar evaluasi. Dengan teks yang begitu banyak, perhatian peserta hanya mengejar agar teks bisa selesai disalin tepat waktu. Jangankan memeriksa kesalahannya, teksnya saja tidak tuntas disalin. Cara-cara seperti itu sangat melumpuhkan kreativitas seni dan semangat peserta.

Teks semestinya jangan diukur dari kemampuan peserta menyalin teks yang sama saat latihan dan saat diuji, tetapi mesti disesuaikan dengan tingkat pendidikan peserta, kurikulum, tema, serta tujuan lomba.

Dalam lomba seperti ini juri yang paling berperan dan berwenang memutuskan sang juara, bahkan keputusannya tidak boleh diganggu gugat, harus memperhatikan banyak aspek yang terkait dengan itu. Termasuk cara mengawas yang tiada hentinya mondar-mandir di sela-sela peserta sangat mengganggu psikologis peserta. Hal ini juga diakui para peserta.

Jika kita mau mengajegkan kejujuran moral orang Bali serta berpikir ke arah pelestarian serta pengembangan seni budaya yang luhur maka hal-hal kecil seperti ini sangat perlu diperhatikan, mengingat dalam era globalisasi ini peminat akan sastra Bali khususnya menulis Bali sangat langka.

Beranjak dari pengalaman tersebut saya berharap penilaian lomba menyalin dalam PKB nanti dilaksanakan oleh juri yang profesional, bijaksana serta memiliki objektivitas tinggi.

Ni Wayan Sariani, S.Pd., M.Hum.
Sukawati
, Gianyar

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)