kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Wage, 21 Juni 2006

 Bali


Monumen Jagaraga  

BANYAK hal yang bisa dilakukan untuk membangun jiwa

masyarakat Buleleng yang terbuka dan dinamis, baik di

bidang seni, budaya dan olahraga. Salah satunya adalah

membangkitkan jiwa dan motivasi heroik masyarakat

Buleleng dengan membuat berbagai event kesenian dan

kebudayaan serta membangun monumen perjuangan Puputan

Jagaraga di Buleleng Timur.

Hal itu terungkap dalam diskusi terbatas tentang

pembangunan jiwa masyarakat Buleleng di Pantai Happy

Lovina Singaraja, Senin (19/6) malam.

Seorang narasumber Nyoman Sugawa Korry mengatakan

nilai-nilai perjuangan masyarakat Buleleng dalam

perang Puputan Jagaraga itu sungguh luar biasa. Perang

puputan itu merupakan peristiwa yang sangat bersejarah

dan penuh nilai, bukan hanya bagi masyarakat Buleleng,

namun juga bagi masyarakat Bali. ''Perang melawan

penjajah itu bukan hanya perang untuk mempertahankan

wilayah Buleleng, tapi juga Bali. Sebab jika Jagaraga

jatuh, maka penjajah dengan leluasa menguasai wilayah

Bali lainnya," katanya.

Dalam perang itu, lanjut Sugawa Korry, terlihat dengan

jelas nilai-nilai kebersamaan masyarakat Buleleng

dalam arti yang sesungguhnya. Untuk itu, perlu

dibangun monumen Puputan Jagaraga yang dilengkapi

berbagai sarana penunjang seperti diorama, buku-buku

dan hal lain yang berkaitan dengan peristiwa itu.

Selain membangun monument secara fisik, Sugawa juga

memberikan berbagai konsep pembangunan mental untuk

membangkitkan motivasi masyarakat Buleleng, seperti

meningkatkan kreatifitsa olahraga, meningkatkan srada

dan bhakti melalui kegiatan agama dan pengembangan

kreatifitas berkesenian dan berbudaya.(kmb15)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)