kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Wage, 27 Mei 2006

 Bali


Rencana Pabrik Kayu Lapis Khawatirkan Warga
 

Bangli (Bali Post) -
Rencana pembangunan pabrik kayu lapis di daerah Pengotan, Bangli menuai sorotan sejumlah masyarakat setempat. Sejumlah tokoh masyarakat mempertanyakan realisasi pembangunan pabrik kayu lapis itu ke gedung DPRD setempat di Jalan Brigjen I Gusti Ngurah Rai, Bangli.

Warga khawatir, pembangunan pabrik kayu mengambil bahan baku lokal jenis albesia yang digunakan perajin kecil. Artinya kegiatan itu bisa mengancam perajin lokal. Apalagi tidak bisa dipungkiri harga kayu jenis ini menjadi naik akibat persediaan terbatas. Sehingga perajin kalah saing dan tidak berproduksi karena harga bahan baku kurang sesuai dengan daya beli.

Demikian diungkapkan Ketua Komisi B I Nyoman Basma Jumat (26/5) kemarin. Dirinya hingga kini telah menerima dua kali warga yang menyampaikan aspirasinya mengenai hal itu. Selain datang ke rumah pribadinya di daerah Suter Kintamani, juga ke gedung DPRD Bangli. Warga yang datang itu mempertanyakan adanya rencana pembangunan pabrik kayu lapis yang berbahan baku albesia di daerah Pengotan. Betul atau tidaknya Basma mengaku hingga kini belum ada konfirmasi dari instansi terkait.

Warga khawatir konsekuensi pendirian pabrik jenis ini menyebabkan terjadinya persaingan ketat soal bahan baku. Mungkin di sisi lain, masyarakat petani akan diuntungkan karena harga kayunya melonjak. Namun di sisi lain, warga yang bergerak pada bidang kerajinan dibuat mati kutu.

Lebih jauh lagi, perajin bisa bangkrut sebab tidak sesuai antara harga kayu dengan nilai penjualan.

''Oleh karena itu, pihak eksekutif yang memberikan izin apakah sudah melakukan pengkajian atau tidak, hingga kini belum dada kejelasan,'' ujarnya. Kemungkinan dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil instansi yang membidangi itu.

Dirinya meminta agar masyarakat Bangli bersabar menunggu. Jangan sampai tujuan Bangli mendatangkan investor dalam menunjang pendapatan daerah dan membawa berkah lainnya justru mendatangkan musibah. (kmb17)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)