kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Jumat Pon, 26 Mei 2006

 Bali


''Rsi Bojana'' di Pura Luhur Pekendungan
 

Tabanan (Bali Post) -
Genap
tutug 11 rahina pujawali di Pura Luhur Pekendungan Rabu (24/5) lalu diselenggarakan upacara nyenukin, mejauman, nuwek bagia, pulokerti, dan nyineb. Selain itu diselenggarakan upacara rsi bojana, sebagai ucapan terima kasih dan penghormatan kepada para sulinggih yang telah muput karya serta penglingsir puri se-Tabanan.

Pada kesempatan tersebut sebanyak 22 dari 25 sulinggih yang muput hadir di pura yang telah dibangun sekitar tahun 1408 Masehi, Isaka 1330 itu. Sebelum dilaksanakan rsi bojana, berbagai prosesi dilaksanakan sejak pagi hari yang dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Keniten dari Geria Jumpung dan Ida Pedanda Putra Keniten dari Gria Taman Blayu.

Nyenukin merupakan prosesi yang sangat menarik, di mana simbol dari utusan batara dari lima mata angin mendatangi areal pura. Dari arah timur dengan busana putih datang lima orang sesuai dengan uripnya. Dari arah selatan datang berbusana merah 9 orang, dari barat 7 orang dengan busana kuning, dari utara warna hitam sebanyak 4 orang serta dari arah tengah panca warna sebanyak 8 orang. Prosesi tersebut dilakoni oleh paiketan pemangku Desa Beraban Kediri. Pada kesempatan tersebut juga ditampilkan topeng Sidakarya.

Petajuh Pemucuk Karya I Gusti Gede Aryadi mengharapkan karya yang menelan dana Rp 2 milyar tersebut bermakna secara luas bagi jagat Bali. Semoga seluruh masyarakat sejahtera dan pemerintahan stabil, harapnya. Tercatat 22 desa pakraman dan 222 pekaseh bersatu menjadi pengemong karya. (upi)

 

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)