Antisipasi Penyelundupan Unggas ....
Wilayah Pesisir Perlu Pengawasan
Negara (Bali Post) -
Ketatnya pemeriksaan di pintu masuk Gilimanuk, tidak
membuat surut niat para penjual unggas dari luar Bali.
Dengan alasan ekonomi, penjual pun berusaha mencari cara
untuk meloloskan unggas ke Bali. Salah satu cara yang
dilakukan adalah menyelundupkan melalui pesisir pantai.
Pihak pemkab dan Polres Jembrana pun sudah melakukan
langkah antisipasi untuk mengatasi penyelundupan ini.
"Para Camat dan Kades sudah kami kumpulkan Jumat (28/4)
lalu. Kami juga minta masyarakat untuk berpartisipasi
mengawasi penyelundupan unggas melalui pesisir pantai.
Bila ada yang menemukan, silakan tangkap dan laporkan,"
jelas Kabid Peternakan Jembrana IGN Sandjaja Minggu
(30/4) kemarin seraya menyebutkan ada 26 desa di
Jembrana yang berada di wilayah pesisir. Dia juga
berharap semua aparat bersama-sama mengamankan instruksi
Gubernur Bali untuk melarang sementara pemasukan unggas
dari luar Bali.
Sebelumnya, Kapolres Jembrana AKBP Setyo Dwiantoro juga
menegaskan pihaknya memberi perhatian untuk
mengantisipasi penyelundupan unggas melalui pesisir
pantai. Para Babinkamtibmas agar lebih meningkatkan
pengawasan. "Koordinasi dengan aparat desa juga harus
terus dilakukan. Koordinasi dengan pihak Polair juga
akan terus kami lakukan," tandas Kapolres.
Kasus penyelundupan unggas memang perlu mendapat
perhatian, apalagi flu burung sudah mewabah. Jembrana
sebagai daerah filter harus ikut melakukan pencegahan
walaupun itu tugas propinsi. Menurut Sekda Jembrana I
Gde Suinaya, pihak propinsi harus digedor untuk ikut
memberi perhatian dalam penanganan pemeriksaan unggas di
Gilimanuk. "Untuk pemeriksaan KTP saja ada bantuan dana
dari propinsi, maka untuk pemeriksaan unggas ini pun
perlu ada bantuan dana," tegasnya.
Dia juga memaparkan Pemkab Jembrana sudah mengawali
kerja sama dengan pihak karantina Gilimanuk dan
melibatkan petugas kepolisian. Tim terpadu penanganan
flu burung pun sudah dibentuk. Dia menyayangkan kenapa
hanya Gilimanuk yang disoroti ketika ada penyelundupan
unggas. Padahal, bisa saja penyelundupan dilakukan di
wilayah lain, bukan melalui Gilimanuk.
(kmb19)