kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Jumat Kliwon, 28 April 2006

 Ekonomi


Lemah, Kebijakan Anggaran Pemberdayaan Ekomomi Rakyat

Denpasar (Bali Post) -
Kebijakan pemerintah yang mengarah pada pemberdayaan ekonomi rakyat serta peningkatan SDM (sumber daya manusia) dinilai belum memadai, sehingga melemahkan daya saing yang akhirnya menciptakan kemiskinan yang berkelanjutan. Pengamat ekonomi yang juga mantan anggota DPRD Bali Sugawa Korry, S.E., Ak.,,M.M. mengatakan hal itu Kamis (27/4) kemarin, menanggapi makin tingginya angka pengangguran serta buta aksara di Bali.

Sugawa mengaku sangat prihatin dengan kondisi yang berkembang di Bali saat ini. Selain banyaknya pengangguran juga pertumbuhan ekonomi daerah ini masih di bawah rata-rata nasional. Dikatakan, Bali sebenarnya tak kurang uang untuk meningkatkan kemampuan SDM masyarakatnya. Namun, dia melihat komitmen untuk pemberdayaan dan investasi SDM masih kurang sehingga memunculkan banyak masalah di kemudian hari. Ini terlihat lemahnya daya saing serta angka pengangguran yang cukup tinggi. ''Justru anggaran lebih banyak digunakan pada hal-hal yang bersifat fragmatis,'' jelasnya.

Padahal, kalau saja anggaran itu digunakan dengan baik maka banyak hal yang bisa meningkatkan kualitas SDM maupun daya saing bisa dilakukan, sehingga perekonomian masyarakat bisa ditingkatkan. ''Kalau saja anggaran yang ada bisa dimanfaatkan secara tepat maka tak akan ada lagi pengangguran serta gedung sekolah yang rusak,'' tambanya.

Misalnya sejumlah anggaran bisa dialihkan untuk mendukung kegiatan ekonomi rakyat yang selama ini terbentur modal usaha. ''UKMK sulit meminjam uang di bank karena terbentur jaminan,'' jelasnya. Ini mestinya dipikirkan pemerintah, bagaimana bisa membantu usaha kecil mendapatkan modal.

Ia berharap ke depan dengan makin kompleksnya masalah  pembangunan yang muncul, eksekutif maupun legislatif lebih proaktif lagi terutama dengan mengelola anggaran baik dari sisi efisiensi maupun ketepatan penggunaan anggaran yang ada. ''Dengan demikian bisa memberi manfaat besar bagi rakyat banyak,'' tambahnya. (031)  

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)