Meneg
PDT segera
Garap
Seluruh
Desa
Tertinggal di Bali
Jakarta (Bali Post) -
Pemerintah
menganggarkan
Rp 20
trilyun lebih
untuk
mengentaskan desa
tertinggal
dan
desa sangat
tertinggal
di
seluruh Indonesia. Di
Bali dan
Jawa,
terdapat sekitar
10.283 desa
tertinggal
dan
desa sangat
tertinggal
atau
sekitar 31,76 persen
dan di
luar
Jawa-Bali 68,24 persen.
Di Bali,
seluruh
desa tertinggal
dan
sangat tertinggal
akan
segera diperbaiki,
khususnya
pembangunan
jalan
utama desa
dan
pemberian lapangan
usaha
bagi masyarakat
setempat.
Demikian
penjelasan
Menteri Negara
Pembangunan
Daerah
Tertinggal (PDT) Syaifullah
Yusuf
di Jakarta, Kamis
(27/4) kemarin. Dana
sebesar
itu berasal
dari
sejumlah departemen,
termasuk
Departemen
Pembangunan
Daerah
Tertinggal serta
negara-negara donor. "Per
tahun
diharapkan bisa
disalurkan
anggaran
Rp 20
trilyun untuk
mengentaskan
desa
tertinggal di
seluruh Indonesia,"
tegas
Syaifullah Yusuf,
di Jakarta,
Kamis (27/4)
kemarin.
Menurut
Gus Ipul,
demikian
Syaifullah
biasa
disapa, pembangunan
jalan
utama desa
akan
menyita sekitar 50%
anggaran.
Selebihnya,
bantuan modal
usaha,
pendidikan, dan
infrastruktur
desa. "Empat
tahun
ke depan,
kami
berharap daerah
tertinggal
akan
berkurang sebanyak
10-15 persen,"
tandas
mantan Sekjen PKB
ini.
Percepatan
daerah
tertinggal itu
perlu
dilakukan. Pemerintah
daerah
dan pusat
diharapkan
bisa
bekerja bersama
masyarakat
sehingga
dana yang
disalurkan
bisa
secepatnya dirasakan
masyarakat
setempat.
Meneg PDT
berharap program
aksi
nasional ini
bisa
terlaksana dengan
baik.
(kmb7)