kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Jumat Kliwon, 28 April 2006

 Ekonomi


Meneg
PDT segera Garap Seluruh Desa Tertinggal di Bali

Jakarta (Bali Post) -
Pemerintah
menganggarkan Rp 20 trilyun lebih untuk mengentaskan desa tertinggal dan desa sangat tertinggal di seluruh Indonesia. Di Bali dan Jawa, terdapat sekitar 10.283 desa tertinggal dan desa sangat tertinggal atau sekitar 31,76 persen dan di luar Jawa-Bali 68,24 persen. Di Bali, seluruh desa tertinggal dan sangat tertinggal akan segera diperbaiki, khususnya pembangunan jalan utama desa dan pemberian lapangan usaha bagi masyarakat setempat.

Demikian penjelasan Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Syaifullah Yusuf di Jakarta, Kamis (27/4) kemarin.  Dana sebesar itu berasal dari sejumlah departemen, termasuk Departemen Pembangunan Daerah Tertinggal serta negara-negara donor. "Per tahun diharapkan bisa disalurkan anggaran Rp 20 trilyun untuk mengentaskan desa tertinggal di seluruh Indonesia," tegas Syaifullah Yusuf, di Jakarta, Kamis (27/4) kemarin.

Menurut Gus Ipul, demikian Syaifullah biasa disapa, pembangunan jalan utama desa akan menyita sekitar 50% anggaran. Selebihnya, bantuan modal usaha, pendidikan, dan infrastruktur desa. "Empat tahun ke depan, kami berharap daerah tertinggal akan berkurang sebanyak 10-15 persen," tandas mantan Sekjen PKB ini.

Percepatan daerah tertinggal itu perlu dilakukan. Pemerintah daerah dan pusat diharapkan bisa bekerja bersama masyarakat sehingga dana yang disalurkan bisa secepatnya dirasakan masyarakat setempat. Meneg PDT berharap program aksi nasional ini bisa terlaksana dengan baik.

(kmb7)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)