kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Wage, 27 April 2006

 Properti


''Home Wear'' juga tak Kalah Mempesona

SETELAH sukses menggebrak pasar luar negeri dan lokal lewat produk lantai keramik berhiaskan lukisan khas Bali, kata Juliarta, pihaknya juga melebarkan sayap ke bisnis home wear seperti perlengkapan dinner set lengkap dengan perangkat meja dan kursi. Perlengkapan dinner set itu meliputi sendok, wadah buah, mangkok, gelas, piring, wadah nasi, tempat tisu hingga tempat garam, gula dan kopi.  

Selain home wear, pihaknya juga memproduksi berbagai jenis guci, lampu tidur dan piranti lainnya penunjang tampilan interior rumah tinggal. Apa pun wujud dan fungsi benda itu, semuanya berbahan baku keramik dan dihiasi dengan lukisan khas Bali guna mempercantik performa benda itu. ''Khusus untuk perangkat meja dan kursi, kami menggunakan bahan baku kayu kualitas pilihan. Lukisan keramik hanya ditempelkan pada bagian-bagian tertentu yang difungsikan sebagai eye catching,'' katanya

Serupa dengan lantai keramik, harga satu set home wear produk CV Bali Permata juga cukup mencengangkan. Hanya untuk membawa pulang satu unit tempat tisu, misalnya, konsumen harus mengeluarkan uang Rp 200 ribu. Sementara kisaran harga dinner set mulai Rp 2,5 juta hingga Rp 4,5 juta. Sedangkan harga  satu unit meja berkisar antara Rp 2,5 juta hingga Rp 8 juta dan satu unit kursi rata-rata dihargai Rp 500 ribu.  

''Harganya memang tinggi. Kami tidak mungkin menekan harga karena proses pengerjaan sangat rumit dan memerlukan waktu yang panjang. Apalagi, semuanya dikerjakan secara hand made, sehingga tidak mungkin diproduksi secara massal,'' katanya memberi alasan

Serupa dengan fashion, katanya, perkembangan desain home wear jelas tidak statis tetapi bergerak secara progresif. Setiap saat pihaknya dituntut kreatif menciptakan desain-desain baru sesuai dengan perkembangan selera konsumen. Syarat lainnya, apa pun wujud desain anyar tetap tidak boleh mencederai nilai fungsi dari benda itu sendiri. Artinya, sendok makan tetap harus nyaman digunakan untuk makan. Begitu pula dengan produk-produk lainnya.  

''Memang bukan perkara mudah memadukan nilai fungsi dan nilai artistik itu secara sempurna. Perlu ketelitian dan kecermatan,'' tegasnya. w. sumatika

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)