''Home Wear'' juga
tak
Kalah Mempesona
SETELAH
sukses
menggebrak pasar
luar
negeri dan
lokal
lewat produk
lantai
keramik berhiaskan
lukisan
khas
Bali, kata
Juliarta,
pihaknya
juga
melebarkan sayap
ke
bisnis home wear seperti
perlengkapan dinner set
lengkap
dengan perangkat
meja
dan kursi.
Perlengkapan dinner set
itu
meliputi sendok,
wadah
buah, mangkok,
gelas,
piring, wadah
nasi,
tempat tisu
hingga
tempat garam,
gula
dan kopi.
Selain
home wear, pihaknya
juga
memproduksi berbagai
jenis
guci, lampu
tidur
dan piranti
lainnya
penunjang tampilan
interior rumah
tinggal.
Apa pun
wujud dan
fungsi
benda itu,
semuanya
berbahan
baku
keramik
dan dihiasi
dengan
lukisan khas Bali
guna
mempercantik performa
benda
itu. ''Khusus
untuk
perangkat meja
dan
kursi, kami
menggunakan
bahan
baku
kayu
kualitas pilihan.
Lukisan
keramik hanya
ditempelkan
pada
bagian-bagian tertentu
yang difungsikan
sebagai eye catching,''
katanya.
Serupa
dengan
lantai keramik,
harga
satu set home wear produk
CV Bali Permata
juga
cukup mencengangkan.
Hanya
untuk membawa
pulang
satu unit tempat
tisu,
misalnya, konsumen
harus
mengeluarkan uang
Rp 200
ribu. Sementara
kisaran
harga dinner set mulai
Rp 2,5
juta hingga
Rp 4,5
juta. Sedangkan
harga
satu unit
meja
berkisar antara
Rp 2,5
juta hingga
Rp 8
juta dan
satu unit
kursi rata-rata
dihargai
Rp 500
ribu.
''Harganya
memang
tinggi. Kami
tidak
mungkin menekan
harga
karena proses
pengerjaan
sangat
rumit dan
memerlukan
waktu yang
panjang.
Apalagi,
semuanya
dikerjakan
secara hand made,
sehingga
tidak
mungkin diproduksi
secara
massal,'' katanya
memberi
alasan.
Serupa
dengan fashion,
katanya,
perkembangan
desain home wear
jelas
tidak statis
tetapi
bergerak secara
progresif.
Setiap
saat pihaknya
dituntut
kreatif
menciptakan desain-desain
baru
sesuai dengan
perkembangan
selera
konsumen. Syarat
lainnya,
apa pun
wujud desain
anyar
tetap tidak
boleh
mencederai nilai
fungsi
dari benda
itu
sendiri. Artinya,
sendok
makan tetap
harus
nyaman digunakan
untuk
makan. Begitu pula
dengan
produk-produk lainnya.
''Memang
bukan
perkara mudah
memadukan
nilai
fungsi dan
nilai
artistik itu
secara
sempurna. Perlu
ketelitian
dan
kecermatan,'' tegasnya.
w. sumatika