kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Wage, 27 April 2006

 Mancanegara


Residivis Berkeliaran

Mendagri Inggris Dituntut Mundur--

London-
Menteri dalam negeri Charles Clarke, Rabu (26/4) kemarin menghadapi seruan untuk mundur setelah mengakui bahwa lebih dari 1.000 kriminal luar negeri, termasuk para pembunuh dan pemerkosa, dibebaskan berkeliaran di Inggris daripada di deportasi.

Harian-harian di sana mengekspresikan kemarahan dan ketidak percayaan terhadap kegagalan itu, hal terbaru yang menghantam anggota pemerintahan perdana menteri Tony Blair dalam bulan-bulan terakhir.

Menteri dalam negeri mengungkapkan Selasa lalu bahwa antara Februari 1999 dan Maret 2006, 1.023 residivis asing yang seharusnya dipertimbangkan untuk dideportasi setelah keluar dari penjara, dibebaskan tanpa ada tindakan lebih jauh.

Lebih dari 900 orang-orang seperti ini masih belum terhitung dan Clarke mengatakan kebanyakan tidak diketahui keberadaannya.

Tiga pembunuh, sembilan pemerkosa, lima pelaku pelecehan terhadap anak dan 20 penyeludup obat-obatan, merupakan sebagian jenis orang yang dibebaskan dari penjara setelah menjalani hukuman dan tanpa tindakan lanjutan.

"Saya kira ini merupakan kegagalan mengejutkan dari Kantor Dalam Negeri dan setiap orang yang terlibat termasuk saya," kata Clarke kepada BBC Selasa malam, sambil mengulang permintamaafan sebelumnya atas kekacauan ini.

Badan kementrian ini hingga kini tidak mengindahkan setiap saran pengunduran diri, akan tetapi, malah mengatakan ia akan pergi jika gagal untuk meralat semua yang salah.

"Saya mempertimbangkan pertanyaan pengunduran diri, saya dapat meyakinkan ada, dan pertimbangan yang saya buat adalah kewajiban dan tanggung jawab saya untuk meluruskan masalah ini dan hal itulah yang ingin saya lakukan," kata Clarke. (ton/afp)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)