kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Wage, 27 April 2006

 Mancanegara


Tiga
Pekerja Tambang Terperangkap 20 Jam 

Sydney-
Tim penyelamat tidak mampu melakukan kontak dengan tiga petambang yang terperangkap jauh di bawah tanah pada sebuah tambang emas di Tasmania Rabu (26/4) kemarin.
Mereka terperangkap lebih dari 20 jam setelah gempa bumi menyebabkan jatuhnya bebatuan di lokasi kejadian, kata staf setempat.

Para petambang berada hampir di kedalaman satu kilometer di bawah tanah, di tambang yang berada 20 kilometer timur laut Launceston ketika guncangan terjadi beberapa saat setelah pukul 09.00 malam Selasa waktu setempat.

Matthew Gill manajer pada Beaconsfield Gold Mine mengatakan 17 petambang turun di lokasi tambang, di mana 14 diantaranya berhasil naik ke permukaan tanpa cidera.

Belum diketahui apakah tiga petambang tersisa berhasil selamat dari runtuhan bebatuan.

Gill mengatakan sistem ventilasi masih bekerja baik namun ia khawatir dengan keselamatan para pria tersebut. "Kami sangat khawatir dengan apa yang sudah terjadi," katanya, "Kami melakukan segalanya yang bisa kami lalukan untuk mengeluarkan tiga karyawan ini tanpa menyebabkan tim penyelamat menemui resiko tinggi. Tapi sekarang sudah lebih dari 15 jam sejak runtuhan terjadi, kami amat khawatir dengan nasib tiga orang itu."

Pengangkat front-end yang menggunakan pengendali jarak jauh dengan dilengkapi sebuah kamera akan digunakan untuk mencoba menyingkirkan bebatuan dan mencapai karyawan yang terperangkap.

Saat ini Australia memiliki catatan keamanan yang bagus pada bidang pertambangan, dimana hanya ada dua kasus kematian pada tambang batu bara antara Juli 2004 dan September tahun lalu. (ton/afp)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)