Tiga
Pekerja
Tambang Terperangkap
20 Jam
Sydney-
Tim penyelamat
tidak
mampu melakukan
kontak
dengan tiga
petambang yang
terperangkap
jauh di
bawah
tanah pada
sebuah
tambang emas
di Tasmania
Rabu (26/4)
kemarin.
Mereka
terperangkap lebih
dari 20 jam
setelah
gempa bumi
menyebabkan
jatuhnya
bebatuan
di
lokasi kejadian,
kata
staf setempat.
Para petambang
berada
hampir di
kedalaman
satu kilometer
di
bawah tanah,
di
tambang yang berada
20 kilometer timur
laut Launceston
ketika
guncangan terjadi
beberapa
saat
setelah pukul 09.00
malam
Selasa waktu
setempat.
Matthew Gill manajer
pada Beaconsfield Gold Mine
mengatakan 17
petambang
turun
di lokasi
tambang,
di mana
14 diantaranya
berhasil
naik ke
permukaan
tanpa
cidera.
Belum
diketahui
apakah
tiga petambang
tersisa
berhasil selamat
dari
runtuhan bebatuan.
Gill mengatakan
sistem
ventilasi masih
bekerja
baik namun
ia
khawatir
dengan
keselamatan para
pria
tersebut. "Kami
sangat
khawatir dengan
apa
yang sudah
terjadi,"
katanya, "Kami
melakukan
segalanya yang
bisa
kami lalukan
untuk
mengeluarkan tiga
karyawan
ini
tanpa menyebabkan
tim
penyelamat menemui
resiko
tinggi. Tapi
sekarang
sudah
lebih dari 15 jam
sejak
runtuhan terjadi,
kami
amat khawatir
dengan
nasib tiga
orang
itu."
Pengangkat
front-end yang menggunakan
pengendali
jarak
jauh dengan
dilengkapi
sebuah
kamera
akan digunakan
untuk
mencoba menyingkirkan
bebatuan
dan
mencapai karyawan
yang terperangkap.
Saat
ini Australia
memiliki
catatan
keamanan yang bagus
pada
bidang pertambangan,
dimana
hanya ada
dua
kasus kematian
pada
tambang batu
bara
antara
Juli 2004 dan
September tahun
lalu. (ton/afp)