kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Wage, 27 April 2006

 Bali


Giliran PKL Renon Disasar

Denpasar (Bali Post) -
Setelah menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di Lapangan Puputan Badung, Rabu (26/4) kemarin giliran Lapangan Puputan Margarana (Renon) disasar petugas Pol. PP Denpasar. Kawasan yang terkenal dengan monumen Bajra Sandinya itu juga harus steril dari PKL.

Penertiban di kawasan tersebut berlangsung sejak pukul 09.00 wita. Sejumlah pedagang yang menggelar barang dagangannya diimbau untuk tidak lagi berjualan di tempat tersebut. Mereka diminta untuk mematuhi Perda tentang Ketertiban Umum.

Kepala Dinas Tramtib dan Sat. Pol. PP Denpasar Drs. IBM Brahmaputra, M.M. di sela-sela penertiban mengatakan untuk tahap awal dilakukan secara persuasif. Artinya, pihaknya tidak langsung melakukan tindakan terhadap pedagang yang ditemukan berjualan di areal lapangan. ''Untuk seminggu ini kami masih melakukan penertiban secara persuasif,'' katanya.

Dalam penertiban tersebut, juga melibatkan unsur desa, banjar, serta Sat. Pol. PP Bali. ''Kami sangat mendukung tindakan yang dilakukan Dinas Tramtib Denpasar dalam menertibkan PKL di kawasan ini,'' ujar Kepala Sat. Pol. PP Bali I Ketut Rochineng, S.H., M.H. yang ikut meninjau secara langsung pelaksanaan penertiban.

Brahmaputra mengatakan dalam penertiban ini pihaknya masih tetap memperhatikan kepentingan para pedagang. Karena itu, pihaknya tetap akan mencari jalan tengah dalam melakukan penertiban. ''Para pedagang juga akan kami usahakan agar memiliki tempat berjualan. Hanya, lokasi tersebut tidak melanggar perda,'' harapnya.

Pola penertiban yang dilakukan saat ini akan berlanjut pada minggu-minggu berikutnya. Bahkan, bila seminggu ini dilakukan secara persuasif, minggu selanjutnya akan dilakukan dengan penindakan. ''Kami berharap para pedagang juga menyadari tugas dari petugas Sat. Pol. PP,'' katannya. (kmb12)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)